Iran Usulkan Negosiasi Empat Hari dengan AS dan Buka Hormuz
Iran mengusulkan pemangkasan pelaksanaan rencana kesepakatan dengan Amerika Serikat dari tujuh hari menjadi empat hari. Proposal mencakup Selat Hormuz, blokade laut, dan program nuklir Teheran.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Teheran — Iran pada 29 Oktober 2026 mengajukan pemangkasan masa pelaksanaan rencana kesepakatan dengan Amerika Serikat dari tujuh hari menjadi empat hari.
Usulan itu mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz, pencabutan blokade angkatan laut Amerika Serikat terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, serta pembahasan program nuklir Teheran. Proposal tersebut juga memuat kemungkinan mengundang inspektur internasional untuk memeriksa fasilitas nuklir Iran.
Rencana empat hari itu masih berada dalam proses diplomasi dan belum disepakati Amerika Serikat. Kedua pihak masih berbeda pendapat mengenai urutan pelaksanaan kesepakatan. Washington menginginkan isu persediaan uranium yang diperkaya dibahas sejak awal, sedangkan Teheran mendesak pencabutan blokade dan pembebasan aset Iran yang dibekukan lebih dulu.
Selat Hormuz dan isu nuklir berdampak pada kepentingan Indonesia
Selat Hormuz merupakan jalur penting bagi lalu lintas energi global. Setiap perubahan terhadap akses pelayaran di kawasan itu dapat memengaruhi perdagangan, pasokan energi, dan biaya angkutan yang juga relevan bagi Indonesia. Karena itu, perkembangan proposal Iran-Amerika Serikat perlu dipantau bersama dampaknya terhadap stabilitas kawasan.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pada 28 Oktober bahwa Teheran tetap berkomunikasi erat dengan para mediator untuk membahas pelaksanaan kesepakatan yang diusulkan. Para mediator berupaya merumuskan formula yang menggabungkan inspeksi nuklir, keringanan sanksi, dan pemulihan lalu lintas maritim di Selat Hormuz.
Konsultasi juga membahas kemungkinan pertemuan di Turki sebelum 4 November untuk melanjutkan negosiasi dan mencegah kembalinya konfrontasi militer. Namun, hasil pertemuan atau kesepakatan baru belum dinyatakan tercapai dalam laporan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Internasional
Dino Dorong Indonesia Dekati AS dan China di Jakarta
Dino Patti Djalal mendorong Indonesia mempererat hubungan dengan Amerika Serikat dan China. Menurutnya, relasi itu dapat membuka akses pasar, teknolog…
Terbaru di Internasional

Baca juga





