Kabar18.com

Kamis, 29 Oktober 2026

Iran Usulkan Negosiasi Empat Hari dengan AS dan Buka Hormuz

Iran mengusulkan pemangkasan pelaksanaan rencana kesepakatan dengan Amerika Serikat dari tujuh hari menjadi empat hari. Proposal mencakup Selat Hormuz, blokade laut, dan program nuklir Teheran.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Dek kapal tanker besar yang sedang berlayar di laut biru terbuka di bawah langit cerah.
Ilustrasi: Dek kapal tanker besar yang sedang berlayar di laut biru terbuka di bawah langit cerah. · Foto: Rafid Sahrear / Pexels

Teheran — Iran pada 29 Oktober 2026 mengajukan pemangkasan masa pelaksanaan rencana kesepakatan dengan Amerika Serikat dari tujuh hari menjadi empat hari.

Usulan itu mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz, pencabutan blokade angkatan laut Amerika Serikat terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, serta pembahasan program nuklir Teheran. Proposal tersebut juga memuat kemungkinan mengundang inspektur internasional untuk memeriksa fasilitas nuklir Iran.

Rencana empat hari itu masih berada dalam proses diplomasi dan belum disepakati Amerika Serikat. Kedua pihak masih berbeda pendapat mengenai urutan pelaksanaan kesepakatan. Washington menginginkan isu persediaan uranium yang diperkaya dibahas sejak awal, sedangkan Teheran mendesak pencabutan blokade dan pembebasan aset Iran yang dibekukan lebih dulu.

Selat Hormuz dan isu nuklir berdampak pada kepentingan Indonesia

Selat Hormuz merupakan jalur penting bagi lalu lintas energi global. Setiap perubahan terhadap akses pelayaran di kawasan itu dapat memengaruhi perdagangan, pasokan energi, dan biaya angkutan yang juga relevan bagi Indonesia. Karena itu, perkembangan proposal Iran-Amerika Serikat perlu dipantau bersama dampaknya terhadap stabilitas kawasan.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pada 28 Oktober bahwa Teheran tetap berkomunikasi erat dengan para mediator untuk membahas pelaksanaan kesepakatan yang diusulkan. Para mediator berupaya merumuskan formula yang menggabungkan inspeksi nuklir, keringanan sanksi, dan pemulihan lalu lintas maritim di Selat Hormuz.

Konsultasi juga membahas kemungkinan pertemuan di Turki sebelum 4 November untuk melanjutkan negosiasi dan mencegah kembalinya konfrontasi militer. Namun, hasil pertemuan atau kesepakatan baru belum dinyatakan tercapai dalam laporan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Internasional

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.