Kabut Asap Selimuti Batam, BMKG Ingatkan Cuaca dan Gelombang
BMKG Hang Nadim melaporkan kualitas udara Batam berada pada kategori tidak sehat dengan PM2.5 72,6. Gelombang di dua perairan Kepri dapat mencapai 1.4 meter.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Batam — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim melaporkan kualitas udara Batam berada dalam kategori tidak sehat pada Rabu, 21 Oktober 2026, saat kabut asap masih menyelimuti wilayah tersebut.
Menurut laporan prakiraan cuaca BMKG Hang Nadim, konsentrasi partikulat PM2.5 di Batam tercatat 72,6. Kondisi udara disebut masih kabur akibat asap kebakaran hutan dan lahan, meski keadaan dilaporkan mulai membaik. Kabut asap berpotensi mengurangi jarak pandang dan mengganggu kesehatan pernapasan.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini cuaca berupa potensi hujan yang disertai angin kencang di sejumlah wilayah Kepulauan Riau. Prakiraan umum wilayah tersebut menunjukkan cuaca berawan dengan udara kabur akibat asap.
Gelombang laut mencapai 1.4 meter di dua perairan
Laporan BMKG Maritim menyebut ketinggian gelombang di perairan Kepulauan Riau secara umum berada dalam kategori rendah. Namun, gelombang laut diperkirakan dapat mencapai 1.4 meter atau kategori sedang di perairan Kepulauan Subi-Serasan dan perairan Kepulauan Tambelan pada 21 Oktober 2026.
Informasi tersebut menjadi perhatian bagi warga Batam dan pelaku pelayaran karena kabut asap dapat membatasi jarak pandang, sementara perubahan cuaca dan gelombang yang lebih tinggi berpotensi memengaruhi aktivitas di laut. BMKG mengimbau kewaspadaan terhadap kondisi tersebut dalam pelayaran di wilayah yang diperkirakan mengalami gelombang sedang.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Daerah
Penyambungan Pipa Air Batam Ganggu Distribusi di Sejumlah Kawasan
Air Batam Hilir menjadwalkan penyambungan pipa 500 milimeter di Simpang Plamo–K Square pada 7 Oktober 2026 pukul 21.00-01.00 WIB. Sejumlah kawasan Bat…
Terbaru di Lingkungan

Berita utama hari ini

Baca juga





