Kadin Ungkap Dampak Karhutla terhadap Bisnis Nasional
Survei Kadin Indonesia menunjukkan 57,9% pelaku usaha terdampak bencana alam atau gangguan lingkungan. Biaya operasional, penjualan, serta transportasi dan logistik menjadi dampak utama.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Jakarta — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia melaporkan 57,9% pelaku usaha terdampak bencana alam atau gangguan lingkungan dalam 12 bulan terakhir berdasarkan survei kuartal III-2026 pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Direktur Insights Kadin Indonesia Institute Fakhrul Fulvian menyampaikan temuan tersebut dalam konferensi pers di Kantor Kadin Indonesia, Jakarta. Dampak yang paling banyak dilaporkan ialah kenaikan biaya operasional, penurunan penjualan atau permintaan, serta gangguan transportasi dan logistik.
Survei mencatat kenaikan biaya operasional dialami 13,5% responden. Penurunan penjualan atau permintaan dilaporkan 11,8% responden, sedangkan gangguan transportasi dan logistik memengaruhi 10,8% responden.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) atau kabut asap menjadi gangguan yang paling banyak dilaporkan pelaku usaha, dengan porsi 13% responden. Pada sektor real estat, 21,4% responden menyebut karhutla atau kabut asap sebagai salah satu bencana yang memengaruhi usaha mereka.
Dampak bencana menekan biaya dan rantai usaha
Temuan tersebut menunjukkan bahwa bencana dan gangguan lingkungan berpengaruh langsung terhadap kegiatan bisnis nasional. Selain karhutla, responden melaporkan bencana alam lain, cuaca ekstrem, kekeringan, dan banjir sebagai gangguan terhadap usaha.
Dari sisi kesiapan, 43,7% pelaku usaha menyatakan siap menghadapi gangguan usaha akibat bencana alam atau cuaca ekstrem. Namun, 44,5% mengaku kurang siap atau tidak siap. Pada sektor konstruksi, 58,2% responden menyatakan kurang siap atau tidak siap menghadapi bencana, sementara 30,2% menyatakan siap.
Kadin Indonesia Institute merekomendasikan penguatan ketahanan usaha melalui sistem peringatan dini, perlindungan infrastruktur dan jalur logistik, serta dukungan pembiayaan bagi usaha yang terdampak bencana.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Daerah
Karhutla Gunung Lawu Meluas hingga 490 Hektare
Kebakaran Gunung Lawu meluas menjadi 490 hektare, sedangkan api Gunung Sumbing merembet ke Magelang. Wonosobo menetapkan status tanggap darurat dan pe…
Terbaru di Entrepreneur

Baca juga





