IHSG Dibuka Anjlok 2,09 Persen di Jakarta
IHSG dibuka pada level 5.217,14 pada Kamis (22/10/2026), turun 2,09 persen akibat tekanan jual. Investor mencermati kajian MSCI atas klasifikasi pasar Indonesia.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun 2,09 persen ke level 5.217,14 pada perdagangan Kamis (22/10/2026). Data perdagangan menunjukkan indeks melemah 111,22 poin pada awal sesi.
Tekanan jual mewarnai pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada sesi awal, IHSG bergerak dalam rentang 5.213,34 hingga 5.250,94. Nilai transaksi tercatat Rp408,56 miliar dengan volume 8,75 juta lot.
Pergerakan pasar juga berlangsung di tengah kajian Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengenai kemungkinan perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Kajian tersebut masih berada dalam tahap konsultasi dengan pelaku pasar hingga April 2027.
Tekanan MSCI Menguji Kepercayaan Investor
MSCI menyoroti transparansi kepemilikan saham, keterbatasan data free float, serta dugaan praktik perdagangan terkoordinasi. Isu tersebut menjadi perhatian investor karena berkaitan dengan keterbukaan dan investabilitas pasar saham Indonesia.
Keputusan akhir terkait klasifikasi pasar Indonesia dijadwalkan diumumkan paling lambat 30 Juni 2027. Selama proses berjalan, perhatian pelaku pasar tertuju pada respons pemerintah dan otoritas pasar modal terhadap kebutuhan penguatan transparansi kepemilikan serta penegakan aturan perdagangan.
Presiden Prabowo Subianto turut menjadi perhatian investor setelah menyampaikan sikap pemerintah mengenai ancaman perubahan klasifikasi tersebut. Perkembangan kajian MSCI dan respons regulator akan menjadi konteks penting bagi pergerakan IHSG berikutnya.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Lingkungan
Supratman Buka Opsi Atur Karhutla sebagai Terorisme Ekologi
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas membuka kemungkinan merevisi aturan untuk mengategorikan kebakaran hutan dan lahan sebagai terorisme ekologi. Peneg…
Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Berita utama hari ini

Baca juga





