Kabar18.com

Kamis, 22 Oktober 2026

Investasi Pariwisata Tumbuh, Pemerintah Bidik Daerah di Luar Jakarta dan Bali

Investasi pariwisata mencapai Rp39,68 triliun pada semester I 2026, tumbuh 16,64 persen. Pemerintah mendorong pemerataan ke luar Jakarta dan Bali melalui KEK dan konektivitas.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan udara pulau tropis dengan resor tepi pantai dan perairan biru jernih.
Ilustrasi: Pemandangan udara pulau tropis dengan resor tepi pantai dan perairan biru jernih. · Foto: Asad Photo Maldives / Pexels

Jakarta — Investasi sektor pariwisata mencapai Rp39,68 triliun pada semester I 2026, tumbuh 16,64 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan capaian itu dalam Rapat Kerja Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Triwulan III 2026 di Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Meski meningkat, lebih dari 50 persen investasi pariwisata masih terkonsentrasi di Greater Jakarta dan Bali. Pemerintah mendorong pemerataan investasi ke berbagai daerah agar pembangunan dan manfaat ekonomi pariwisata tidak terpusat di dua kawasan tersebut.

Upaya yang disiapkan mencakup optimalisasi KEK pariwisata, penguatan konektivitas penerbangan, promosi investasi, serta penyelenggaraan acara. Pemerintah menilai langkah tersebut diperlukan untuk memperluas peluang investasi dan mendukung pertumbuhan destinasi di luar Jakarta dan Bali.

Pemerataan investasi membuka peluang bagi daerah

Bagi pembaca di daerah, pemerataan investasi berkaitan langsung dengan pembangunan destinasi, konektivitas, dan manfaat ekonomi lokal. Pemerintah menyebut investasi pariwisata perlu diarahkan ke lebih banyak wilayah supaya kegiatan ekonomi, lapangan usaha, dan pembangunan infrastruktur tidak hanya berkembang di pusat destinasi utama.

Pengembangan KEK menjadi salah satu jalur yang didorong. Namun, Kementerian Pariwisata masih menghadapi tantangan dukungan lintas kementerian dalam pembangunan dan penguatan kawasan tersebut. Konektivitas penerbangan, promosi investasi, dan acara pariwisata juga disiapkan sebagai bagian dari strategi menarik modal ke daerah.

Capaian semester I 2026 melanjutkan tren pertumbuhan investasi pariwisata. Data yang disampaikan Kementerian Pariwisata menunjukkan nilai investasi tersebut naik dibandingkan periode yang sama pada 2025, tetapi konsentrasi investasi di Greater Jakarta dan Bali masih menjadi perhatian pemerintah.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.