Kabar18.com

Senin, 9 November 2026

Kemenkes Targetkan 10.600 Alat Diagnostik TBC pada 2027

Kementerian Kesehatan menargetkan 10.600 alat diagnostik molekuler TBC tersedia pada 2027. Sekitar 4.000 unit disiapkan hingga akhir 2026 dan akan didistribusikan ke puskesmas di berbagai wilayah.

Oleh

· 1 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tabung reaksi dan jarum suntik di atas meja laboratorium berlatar putih.
Ilustrasi: Tabung reaksi dan jarum suntik di atas meja laboratorium berlatar putih. · Foto: https://kaboompics.com/ / Pexels

Badung — Kementerian Kesehatan menargetkan penyediaan 10.600 alat diagnostik molekuler untuk tuberkulosis pada 2027. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan target itu dalam forum The 40th Stop TB Partnership Board Meeting 2026 di Badung, Bali, pada 5 November 2026.

Mengapa ini penting: Pada 2027, puskesmas di berbagai wilayah Indonesia ditargetkan mendapat akses ke 10.600 alat diagnostik molekuler untuk mempercepat pemeriksaan TBC.

Menurut Kementerian Kesehatan, sekitar 4.000 perangkat diagnostik molekuler near point of care disiapkan hingga akhir 2026. Jumlahnya akan ditingkatkan menjadi 10.600 unit dan didistribusikan ke puskesmas di berbagai wilayah Indonesia.

Perluasan pemeriksaan TBC

Perangkat tersebut ditujukan untuk mempercepat penemuan kasus dan mendekatkan layanan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Kementerian Kesehatan menyebut alat itu akan melayani masyarakat di 7.000 pulau.

Selain perangkat molekuler, sebanyak 800 unit rontgen portabel dan bergerak telah dipasang pada 2026. Pemerintah merencanakan penambahan 4.000 unit rontgen pada 2027 dan menargetkan 10.000 titik layanan pada 2028.

Kementerian Kesehatan juga menyatakan biaya pemeriksaan molekuler telah turun menjadi 3,6 dolar Amerika Serikat per tes dengan dukungan Global Fund. Biaya itu ditargetkan turun menjadi kurang dari 3 dolar AS mulai 2027.

Penguatan alat diagnostik molekuler dan rontgen berbasis kecerdasan buatan ditujukan untuk memperluas kapasitas skrining TBC. Kementerian Kesehatan menargetkan skrining dapat menjangkau hingga 10 juta orang.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Kesehatan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.