Kabar18.com

Senin, 28 September 2026

KPK Minta Pihak Terkait Kooperatif dalam Penyelidikan Kasus Whoosh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Kereta Cepat Whoosh || Dok
Kereta Cepat Whoosh || Dok

KABAR18.COM — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh. Lembaga antirasuah itu meminta semua pihak yang dipanggil untuk bersikap kooperatif dan membantu proses penyelidikan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, sejauh ini sejumlah pihak telah dimintai keterangan dan dinilai cukup kooperatif.

“Kami mengimbau kepada siapa saja yang diundang dan dimintai keterangan terkait perkara KCIC agar kooperatif dan menyampaikan informasi serta data yang dibutuhkan,” ujar Budi di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (31/10/2025).

Budi menambahkan, proses penyelidikan masih berlangsung dan bersifat tertutup. Karena itu, KPK belum bisa menyampaikan secara rinci siapa saja pihak yang sudah dipanggil.

“Tim masih akan terus menelusuri pihak-pihak lain untuk mengumpulkan keterangan tambahan yang dibutuhkan dalam tahap penyelidikan,” katanya.

Penyelidikan dugaan korupsi proyek kereta cepat Whoosh ini telah dilakukan sejak awal tahun 2025. Meski begitu, KPK belum memberikan keterangan lebih lanjut soal materi perkara maupun pihak yang terlibat.

Sebagai informasi, proyek Kereta Cepat Whoosh digarap oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Proyek ini termasuk dalam Proyek Strategis Nasional berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016, dan resmi beroperasi pada 2 Oktober 2023.

Whoosh menjadi kereta cepat pertama di Indonesia sekaligus di Asia Tenggara, menghubungkan Jakarta dan Bandung dengan waktu tempuh sekitar 36 menit.(***)

Sumber : detik news

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.