KPK Minta Pihak Terkait Kooperatif dalam Penyelidikan Kasus Whoosh
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh.
Oleh Sumber
· 2 menit baca
KABAR18.COM — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh. Lembaga antirasuah itu meminta semua pihak yang dipanggil untuk bersikap kooperatif dan membantu proses penyelidikan.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, sejauh ini sejumlah pihak telah dimintai keterangan dan dinilai cukup kooperatif.
“Kami mengimbau kepada siapa saja yang diundang dan dimintai keterangan terkait perkara KCIC agar kooperatif dan menyampaikan informasi serta data yang dibutuhkan,” ujar Budi di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (31/10/2025).
Budi menambahkan, proses penyelidikan masih berlangsung dan bersifat tertutup. Karena itu, KPK belum bisa menyampaikan secara rinci siapa saja pihak yang sudah dipanggil.
“Tim masih akan terus menelusuri pihak-pihak lain untuk mengumpulkan keterangan tambahan yang dibutuhkan dalam tahap penyelidikan,” katanya.
Penyelidikan dugaan korupsi proyek kereta cepat Whoosh ini telah dilakukan sejak awal tahun 2025. Meski begitu, KPK belum memberikan keterangan lebih lanjut soal materi perkara maupun pihak yang terlibat.
Sebagai informasi, proyek Kereta Cepat Whoosh digarap oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Proyek ini termasuk dalam Proyek Strategis Nasional berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016, dan resmi beroperasi pada 2 Oktober 2023.
Whoosh menjadi kereta cepat pertama di Indonesia sekaligus di Asia Tenggara, menghubungkan Jakarta dan Bandung dengan waktu tempuh sekitar 36 menit.(***)
Sumber : detik news
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi & Keuangan
Anthony Budiawan Ungkap Indikasi Kecurangan Proyek Kereta Cepat Whoosh, Sebut Bunga Pinjaman 20 Kali Lipat Lebih Besar
Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan, mengungkap adanya dugaan ketidakwajaran dan indikasi kecurangan dalam…
Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Baca juga





