Mahasiswa Unikom Menang SFT 2026 lewat NovaSight di Jakarta
Empat mahasiswa Unikom memenangkan kategori D3/D4/S1 Samsung Solve for Tomorrow 2026 lewat NovaSight, aplikasi AI untuk membantu siswa tunanetra belajar matematika.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Jakarta — Empat mahasiswa Universitas Komputer Indonesia (Unikom) memenangkan kategori D3/D4/S1 Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2026 melalui NovaSight di Jakarta, Kamis, 29 Oktober 2026.
Tim I-SEUNG mengembangkan NovaSight sebagai aplikasi pembelajaran matematika berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk membantu siswa tunanetra memahami materi dan mengerjakan soal secara lebih mandiri. Anggota tim itu ialah Damar Fikri Haikal, Mohamad Zaki Zakiran, Ratuayu Nurfajar, dan Regia Qolbu Rivita Atmowidjaja. Dosen Dian Dharmayanti mendampingi pengembangan inovasi tersebut.
NovaSight memiliki lima fitur utama. Annoter mengubah materi visual atau modul matematika menjadi narasi yang dapat dibaca pembaca layar. Scriber membantu siswa mencatat langkah penyelesaian soal melalui papan ketik yang kompatibel dengan teknologi pembaca layar. Clarifier menjelaskan soal melalui chatbot AI berdasarkan materi pembelajaran.
Aplikasi itu juga menyediakan Quizzer untuk membantu guru membuat soal dan kunci jawaban, serta Evaluator untuk mendukung evaluasi pembelajaran. Dalam pengujian awal yang dipaparkan tim, siswa tunanetra mampu mengerjakan sekitar 80% soal secara mandiri menggunakan NovaSight.
NovaSight memperluas akses belajar matematika inklusif
Kemenangan tersebut penting bagi pembaca karena menunjukkan pemanfaatan AI untuk mengatasi hambatan akses pada materi matematika yang memuat angka, simbol, grafik, diagram, dan bentuk visual. NovaSight dirancang agar siswa dapat memahami materi dan mencatat proses pengerjaan, sementara guru memperoleh dukungan untuk menilai jawaban serta perkembangan belajar.
Tim I-SEUNG menyampaikan bahwa pengembangan NovaSight berangkat dari kebutuhan siswa tunanetra. Setelah menjadi juara, tim berencana terus mengembangkan aplikasi itu agar dapat digunakan lebih luas, dimulai dari Jawa Barat.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Teknologi

Meutya Hafid Dorong Regulasi AI untuk Lindungi Publik di Jakarta
Meutya Hafid menyatakan inovasi AI harus berjalan bersama kepastian aturan dan pelindungan publik. Pemerintah membuka dialog untuk menyusun kebijakan…
Berita utama hari ini

Baca juga


