Kabar18.com

Sabtu, 24 Oktober 2026

Tencent dan Ekraf Kembangkan IP Lokal dari Jakarta

Tencent dan Kementerian Ekonomi Kreatif menyepakati pengembangan IP lokal, talenta, serta ekosistem digital melalui pelatihan dan pendampingan untuk memperluas akses karya Indonesia ke pasar global.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Seseorang sedang menggambar karakter menggunakan pena digital di atas tablet di sebuah meja kerja.
Ilustrasi: Seseorang sedang menggambar karakter menggunakan pena digital di atas tablet di sebuah meja kerja. · Foto: Ivan S / Pexels

Jakarta — Tencent dan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menyepakati kerja sama pengembangan kekayaan intelektual (IP) lokal dan talenta kreatif untuk memperluas akses karya Indonesia ke pasar global pada 22 Oktober 2026.

Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman dalam rangkaian The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta. Kerja sama tersebut mencakup pengembangan konten dan IP lokal, penguatan ekosistem digital untuk industri media dan gim, serta pemanfaatan gim bagi pengembangan ekonomi kreatif dan masyarakat digital.

Melalui kemitraan ini, cerita dan budaya Indonesia dapat dikembangkan menjadi gim, serial, animasi, dan produk kreatif lain. Tencent dan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif juga membuka peluang komersialisasi IP orisinal melalui media digital dan gim agar dapat menjangkau audiens internasional.

Program peningkatan kapasitas yang dibahas meliputi pelatihan, master class, lokakarya, dan pendampingan. Materinya mencakup pembuatan konten, desain gim, monetisasi IP, kecerdasan buatan (AI), teknologi komputasi awan, serta keamanan siber. Kerja sama itu juga diarahkan untuk memperkuat talenta gim dan esports, memperluas jejaring industri internasional, serta membuka peluang kemitraan bisnis dan penerbitan karya.

Kerja sama membuka jalur pasar bagi IP lokal

Bagi pembaca di Indonesia, kemitraan ini berkaitan dengan peluang kreator dan studio lokal untuk meningkatkan nilai komersial karya berbasis identitas budaya. Penguatan keterampilan dan akses terhadap teknologi dapat membantu pelaku industri media dan gim mengembangkan produk yang lebih siap dipasarkan ke luar negeri.

Nota kesepahaman berlaku selama tiga tahun. Kedua pihak akan membahas mekanisme pelaksanaan dan menetapkan prioritas program untuk menerjemahkan kesepakatan tersebut menjadi kegiatan konkret.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Teknologi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.