Mataram Catat Pengangguran Terbuka Tertinggi di NTB
BPS mencatat 98 ribu orang menganggur di Nusa Tenggara Barat pada Agustus 2026, naik 0,39 ribu orang dari setahun sebelumnya. TPT provinsi turun menjadi 3,03 persen.
Oleh Asyinta Sastra
· Peristiwa: · 2 menit baca
Mataram — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat 98 ribu orang menganggur di Nusa Tenggara Barat pada Agustus 2026, sementara Kota Mataram memiliki Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi di provinsi tersebut sebesar 4,98 persen.
Data itu berasal dari hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2026. Dari 3,24 juta orang angkatan kerja di Nusa Tenggara Barat, sebanyak 3,15 juta orang tercatat bekerja dan 98 ribu orang masih menganggur.
Jumlah penganggur tersebut meningkat 0,39 ribu orang dibandingkan Agustus 2025. Namun, TPT Nusa Tenggara Barat tercatat 3,03 persen, turun 0,03 poin dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kepala BPS Nusa Tenggara Barat Wahyudin mengatakan penduduk bekerja bertambah 39,76 ribu orang dalam setahun. Penambahan itu berlangsung ketika jumlah angkatan kerja meningkat 40,15 ribu orang menjadi 3,24 juta orang.
Mataram mencatat TPT tertinggi di Nusa Tenggara Barat
Menurut data BPS yang dikutip dalam laporan, pengangguran lebih banyak berasal dari wilayah perkotaan. TPT perkotaan pada Agustus 2026 tercatat 3,11 persen, sedangkan TPT pedesaan 2,91 persen.
Meski TPT provinsi menurun, kualitas pekerjaan masih menjadi perhatian. Persentase setengah pengangguran meningkat 1,21 poin, sedangkan pekerja paruh waktu bertambah 0,43 poin dibandingkan Agustus 2025.
Data tersebut menunjukkan pasar kerja Nusa Tenggara Barat menyerap lebih banyak penduduk, tetapi sebagian pekerja masih menghadapi keterbatasan jam kerja atau belum memperoleh pekerjaan sesuai waktu kerja yang diinginkan.
BPS juga mencatat 1 juta orang bekerja dalam kegiatan formal atau 31,94 persen dari penduduk bekerja. Informasi mengenai tingkat pengangguran menurut kabupaten dan kota menempatkan Mataram sebagai wilayah dengan TPT tertinggi, yakni 4,98 persen.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi & Keuangan
NTB Klaim Produksi Pangan Tetap Aman Saat Kemarau Panjang
Pemprov NTB menyatakan kemarau panjang berdampak kecil terhadap produksi pangan. Produksi GKG mencapai 1,687 juta ton dan stok beras Bulog 200.000 ton…
Terbaru di Kesehatan
Berita utama hari ini

Baca juga





