Menjelang 22 September, Jejak Faraday dari Penjilid Buku ke Peneliti Listrik
Michael Faraday lahir pada 22 September 1791. Menjelang 235 tahun kelahirannya, catatan dua lembaga sains menunjukkan perjalanan dari bengkel penjilidan ke eksperimen listrik.
Oleh Mukmin John
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Tanggal 22 September 2026 menandai 235 tahun kelahiran Michael Faraday. Profil sejarah ini menelusuri bagaimana pekerjaan penjilidan buku, kuliah umum, dan pengalaman laboratorium menjadi bagian dari perjalanannya sebagai peneliti listrik.
Royal Institution mencatat Faraday lahir di Newington Butts, London, pada 22 September 1791. Ia mulai menjalani magang sebagai penjilid buku pada usia 14 tahun. Buku-buku sains yang dikerjakannya menjadi bahan bacaan yang memperkenalkan berbagai pertanyaan tentang alam.
Seorang pelanggan kemudian memberinya tiket untuk menghadiri ceramah Humphry Davy di Royal Institution. Faraday membuat catatan dan menyerahkannya kepada Davy. Kesempatan kerja tidak muncul seketika; menurut sejarah lembaga tersebut, ia baru direkrut ketika kemudian tersedia posisi asisten kimia.
Science History Institute menempatkan perekrutannya pada 1813. Lembaga sejarah sains itu menjelaskan bahwa tanggung jawab Faraday berkembang seiring kemampuan eksperimennya. Pada 1825 ia menggantikan Davy dalam tugas memimpin laboratorium, lalu pada 1833 memperoleh jabatan penelitian kimia khusus di Royal Institution.
Dua tonggak penelitiannya menunjukkan hubungan antara percobaan dan teknologi. Pada 1821, ia menghasilkan gerak mekanis dengan magnet dan arus listrik, sebuah pendahulu motor listrik. Sepuluh tahun kemudian, penelitiannya menghubungkan perubahan kemagnetan dengan pembangkitan listrik. Science History Institute juga mencatat sumbangannya pada hukum elektrolisis serta perkembangan istilah elektrokimia.
Warisan Faraday tidak terbatas pada peralatan laboratorium. Royal Institution mencatat keterlibatannya memulai seri ceramah pada 1825, termasuk Christmas Lectures untuk kalangan muda. Catatan ini memperlihatkan dua pekerjaan yang berjalan berdampingan: mengembangkan eksperimen dan membuka pengetahuan kepada publik. Menjelang peringatan kelahirannya, jejak laboratorium dan pendidikan itu memberi konteks yang lebih lengkap untuk memahami sumbangannya.
Foto arsip: Thomas Phillips (1770–1845), Public domain: PD-old-100-expired / faithful reproduction of 2D artwork. Reproduksi lukisan arsip.
Sumber
Berita berikutnya
Hasan Abdullah Sahal, Putra Pendiri yang 41 Tahun Memimpin Gontor
Badan Wakaf menetapkan tiga pimpinan Gontor pada 1985; hanya Hasan, kini 79 tahun, yang masih menjabat. Di depan Presiden Prabowo, 19 September 2026,…

