Kabar18.com

Sabtu, 19 September 2026

Rebeca Grynspan, Ekonom Kosta Rika yang Kembali Memimpin Bursa Sekjen PBB

Sekjen UNCTAD dan mantan Wakil Presiden Kosta Rika itu meraih sembilan suara dukungan dalam jajak pendapat informal ketiga Dewan Keamanan PBB, menurut diplomat. Indonesia menyatakan tidak mengusung kandidat tertentu.

Oleh

Penanggung Jawab Redaksi: Mursyid Sonsang

· 4 menit baca

Buka foto ukuran besar. Rebeca Grynspan, Sekretaris Jenderal UNCTAD, berbicara dengan mikrofon di atas panggung sebuah acara pada Oktober 2024. (Foto: UN Trade and Development (UNCTAD)…
Rebeca Grynspan, Sekretaris Jenderal UNCTAD, berbicara dengan mikrofon di atas panggung sebuah acara pada Oktober 2024. (Foto: UN Trade and Development (UNCTAD) / Wikimedia Commons, CC BY-SA 2.0)

New YorkRebeca Grynspan, ekonom Kosta Rika yang memimpin Badan Perdagangan dan Pembangunan PBB (UNCTAD), kembali memuncaki bursa Sekretaris Jenderal PBB. Dalam jajak pendapat informal ketiga Dewan Keamanan, Jumat, 18 September 2026, ia meraih sembilan suara dukungan, menurut diplomat yang dikutip Reuters dan PassBlue.

Hasil itu belum menjadikannya calon pasti. Lima anggota Dewan memilih “discourage”, tanda tidak mendukung, dan satu anggota tidak berpendapat. Pesaing terdekatnya, Duta Besar Guyana untuk PBB Carolyn Rodrigues Birkett, mengantongi delapan dukungan dan enam penolakan, tulis Reuters.

Dewan Keamanan tidak mengumumkan angka-angka tersebut. Duta Besar Prancis Jérôme Bonnafont, presiden Dewan bulan ini, hanya memastikan kepada wartawan bahwa putaran ketiga sudah berlangsung. Seluruh perolehan suara beredar lewat diplomat.

Jejak karier

Grynspan menjabat Sekretaris Jenderal UNCTAD sejak 13 September 2021. Menurut laman resmi lembaga itu, ia perempuan pertama di posisi tersebut, setelah dicalonkan Sekjen PBB António Guterres dan disetujui Majelis Umum pada Juni 2021. Sebelumnya ia memimpin Sekretariat Jenderal Ibero-Amerika, juga sebagai perempuan pertama.

Di dalam sistem PBB, ia pernah menjadi Associate Administrator Program Pembangunan PBB (UNDP) dan direktur regional UNDP untuk Amerika Latin dan Karibia. Di negerinya, Grynspan adalah Wakil Presiden Kosta Rika periode 1994–1998, serta pernah menjabat menteri perumahan, menteri koordinator bidang ekonomi dan sosial, dan wakil menteri keuangan.

The Guardian melaporkan orang tua Grynspan adalah pengungsi Holocaust yang pindah dari Polandia ke Amerika Tengah. Di hadapan Majelis Umum, tulis harian Inggris itu, ia mengatakan perdamaianlah yang memungkinkan kedua orang tuanya menemukan martabat di Kosta Rika. Kosta Rika resmi mencalonkannya; surat bersama Presiden Majelis Umum dan Presiden Dewan Keamanan tentang pencalonan itu bertanggal 4 Maret 2026.

Naik-turun di tiga putaran

Pada putaran pertama, 30 Juli, Grynspan memimpin dengan sepuluh suara dukungan, di atas Rodrigues Birkett yang meraih sembilan. Posisi berbalik pada 21 Agustus: diplomat Guyana itu berada di puncak dengan delapan dukungan, sementara Grynspan dan Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional Rafael Grossi sama-sama mendapat tujuh, menurut catatan PassBlue.

Kini Grynspan mencapai ambang sembilan suara yang diperlukan untuk keputusan resmi Dewan. Persoalannya ada pada veto.

Surat suara belum dibedakan warnanya, sehingga tidak diketahui apakah penolakan datang dari lima anggota tetap: Amerika Serikat, Cina, Rusia, Prancis, dan Inggris. PassBlue, mengutip sumbernya, menyebut dua dari lima penolakan terhadap Grynspan mungkin berasal dari Cina dan Rusia. Klaim itu belum bisa dipastikan.

Daniel Forti, kepala urusan PBB di lembaga kajian International Crisis Group, mengatakan kepada The National bahwa perlombaan kini punya dua calon terdepan, tetapi belum satu pun mengamankan dukungan yang cukup untuk lepas dari bayang-bayang veto.

Mengapa ini penting

Bagi Indonesia, pergantian Sekjen bersinggungan dengan harapan Jakarta agar reformasi PBB berlanjut sehingga organisasi itu lebih kredibel, efektif, dan efisien. Dalam press briefing di Jakarta, Kamis, 17 September 2026, Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri Yvonne Mewengkang menyatakan Indonesia tidak mengusung kandidat tertentu. “Tidak ada spesifik Indonesia pengennya ini, kandidat yang ini, tidak,” kata Yvonne seperti dikutip Metro TV News. Menurut dia, para calon perlu dinilai dari visi dan kemampuan, bukan semata asal negara.

Juru Bicara II Vahd Nabyl A. Mulachela menambahkan, Indonesia bersama sejumlah negara sehaluan sedang menggalang pesan bersama bagi siapa pun yang terpilih: memperkecil jarak antara komitmen dan kapasitas PBB agar organisasi berusia 80 tahun itu tetap relevan.

Grynspan sendiri bukan nama asing bagi Jakarta. Saat bertemu Menteri Luar Negeri Sugiono di Jenewa pada 24 Februari 2025, ia menyebut Indonesia salah satu mitra utama UNCTAD dan menggarisbawahi potensi Indonesia sebagai “bridge-builder”, penghubung dalam perundingan internasional, menurut keterangan Kementerian Luar Negeri yang dikutip Metro TV News.

Angka kunci

  • 9–5–1: dukungan, penolakan, dan tanpa pendapat untuk Grynspan pada 18 September (PassBlue, Reuters).
  • 8–6–1: perolehan Carolyn Rodrigues Birkett pada putaran yang sama (Reuters).
  • Kandidat lain: Rafael Grossi 5–8–2, Olara Otunnu 5–7–3, Macky Sall 5–9–1, María Fernanda Espinosa 3–6–6, Michelle Bachelet 1–11–3, Ivonne A-Baki 0–10–5.
  • 11: perolehan dukungan Guterres tidak pernah turun di bawah angka ini sepanjang pemilihan 2016, menurut Security Council Report yang dikutip PassBlue.

Apa selanjutnya

Belum ada tanggal untuk putaran keempat. PassBlue menulis jajak pendapat berikutnya bisa digelar tidak lama setelah pekan tingkat tinggi Sidang Majelis Umum berakhir pada 28 September. Yunani memegang presidensi Dewan Keamanan pada Oktober. Pada 2016, Dewan memerlukan enam putaran sebelum menyepakati Guterres, catat Reuters.

Calon yang direkomendasikan Dewan masih harus diangkat Majelis Umum yang beranggotakan 193 negara. Masa jabatan kedua Guterres berakhir pada 31 Desember 2026, dan penggantinya mulai bekerja pada 1 Januari 2027. Bila terpilih, Grynspan menjadi perempuan pertama yang memimpin PBB.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.