Kabar18.com

Minggu, 27 September 2026

Pemkab Bantul Pantau Harga Pangan di Lima Pasar

Pemkab Bantul memantau harga dan ketersediaan bahan pangan pokok di lima pasar. Laporan pemerintah menyebut stok secara umum aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tumpukan bawang putih utuh berada di dalam sebuah keranjang anyaman.
Ilustrasi: Tumpukan bawang putih utuh berada di dalam sebuah keranjang anyaman. · Foto: Atlantic Ambience / Pexels

Bantul — Pemerintah Kabupaten Bantul memantau harga dan stok bahan pangan pokok pada pekan ketiga September 2026 di lima pasar, yakni Pasar Bantul, Pijenan, Niten, Imogiri, dan Piyungan.

Pemantauan tersebut dilakukan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Bantul. Hasil yang tersedia dalam laporan pemerintah kabupaten untuk pemantauan September menyebut ketersediaan bahan pangan pokok di wilayah Bantul aman dan mencukupi.

Data pemantauan pemerintah juga mencakup komoditas beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, daging sapi, daging ayam, telur ayam, cabai, serta bawang. Sistem Informasi Harga Pangan Kabupaten Bantul mencatat stok sejumlah komoditas tersebar di lima pasar pantauan, termasuk beras premium, beras medium, gula pasir curah, minyak goreng, tepung terigu, dan daging sapi.

Stok pasar menjadi informasi penting bagi warga Bantul

Informasi ini penting bagi pembaca di Bantul karena menunjukkan kondisi pasokan bahan pangan pokok di pasar yang menjadi lokasi pemantauan pemerintah. Lima pasar tersebut mencakup pusat perdagangan di Bantul, sehingga data ketersediaan dapat menjadi gambaran resmi mengenai pasokan komoditas pokok pada periode pemantauan.

Laporan pemerintah kabupaten pada pekan pertama September juga menyatakan stok bahan pokok di lima pasar berada dalam kondisi aman dan mencukupi. Pada periode itu, pasokan yang disebut antara lain beras sebanyak 9,8 ton, minyak goreng 6.026 liter, tepung terigu 2,1 ton, dan gula pasir 2,0 ton.

Pemantauan harga menunjukkan perubahan antar-komoditas. Pada pekan pertama September, harga cabai rawit merah tercatat Rp 57.960 per kilogram. Harga cabai merah besar tercatat turun menjadi Rp 27.000 per kilogram.

Pemerintah Kabupaten Bantul melalui pemantauan berkala menjadi sumber data utama mengenai harga dan ketersediaan pangan di pasar-pasar tersebut. Laporan yang ditemukan belum memuat keterangan mengenai tindakan lanjutan setelah pemantauan pekan ketiga September.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi & Keuangan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.