Kabar18.com

Sabtu, 24 Oktober 2026

Karhutla Membakar 1.481 Hektare, Kalimantan Tengah Terparah

BNPB mencatat sekitar 1.481 hektare lahan masih terbakar hingga 21 Oktober 2026. Kalimantan Tengah memiliki area belum padam terbesar, lebih dari 321 hektare.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tekstur jarak dekat dari permukaan batang kayu yang hangus terbakar.
Ilustrasi: Tekstur jarak dekat dari permukaan batang kayu yang hangus terbakar. · Foto: Eve R / Pexels

Kalimantan Tengah — Kebakaran hutan dan lahan masih berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia hingga 21 Oktober 2026, dengan sekitar 1.481 hektare lahan tercatat terbakar menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kalimantan Tengah menjadi wilayah dengan area yang belum padam paling luas, yakni lebih dari 321 hektare.

Data BNPB mencakup enam provinsi prioritas penanganan kebakaran hutan dan lahan, yaitu Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Riau. Dari total sasaran penanganan lebih dari 983 hektare di wilayah prioritas, lebih dari 502 hektare telah dipadamkan, sedangkan lebih dari 481 hektare masih dalam penanganan.

Luas kebakaran menunjukkan kebutuhan penanganan lintas wilayah

Angka tersebut menunjukkan bahwa pemadaman tidak hanya berfokus pada satu provinsi. BNPB menyebut Kalimantan Tengah memiliki sisa area belum padam terbesar di antara enam provinsi prioritas, disusul Sumatera Selatan dengan luas lebih dari 84 hektare.

Di luar enam provinsi prioritas, kebakaran hutan dan lahan tercatat mencakup area lebih dari 1.044 hektare. Sebanyak 44 hektare telah dipadamkan, sementara sekitar 1.000 hektare masih belum padam. Wilayah terdampak di luar provinsi prioritas tersebar mulai dari Kalimantan Timur hingga Maluku Utara.

BNPB menyatakan penanganan di Sumatera Selatan dan Kalimantan Tengah diutamakan, kemudian dilanjutkan di Jambi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Riau. Data tersebut menjadi dasar pemantauan serta penentuan prioritas operasi pemadaman di lapangan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Lingkungan

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.