Trump Berterima Kasih kepada Indonesia dalam Pidato PBB
Donald Trump menyebut Indonesia saat berterima kasih kepada negara-negara yang berkomitmen membantu stabilisasi Gaza dalam pidatonya di Sidang PBB, New York, 22 September 2026.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
New York — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan terima kasih kepada Indonesia dalam pidatonya pada Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Selasa, 22 September 2026.
Trump menyampaikan apresiasi itu ketika membahas Pasukan Stabilisasi Internasional yang dikerahkan ke Jalur Gaza sebagai bagian dari program Dewan Perdamaian atau Board of Peace. Ia menyebut Indonesia bersama Maroko, Albania, Kosovo, Kazakhstan, Mesir, Yordania, dan negara lain yang berkomitmen mengerahkan pasukan, personel kepolisian, serta memberikan pelatihan untuk membantu menstabilkan Gaza.
Dalam pernyataannya, Trump juga berterima kasih kepada negara-negara anggota Dewan Perdamaian yang menyumbangkan dana miliaran dolar untuk membantu rekonstruksi Gaza. Ia mengatakan dana itu disalurkan langsung ke sumber yang membutuhkan.
Arti pernyataan Trump bagi Indonesia
Penyebutan Indonesia dalam pidato pemimpin Amerika Serikat di forum PBB menyoroti keterlibatan Indonesia dalam upaya stabilisasi Gaza. Bagi pembaca di Indonesia, pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kontribusi personel, kepolisian, dan pelatihan Indonesia menjadi bagian dari pembahasan diplomatik internasional terkait Gaza.
Indonesia disebut bersama sejumlah negara yang berkomitmen membantu stabilisasi wilayah tersebut. Laporan yang tersedia tidak merinci jumlah personel Indonesia dalam pidato Trump maupun jadwal pelaksanaan kontribusi itu.
Pidato tersebut berlangsung di New York pada Selasa, 22 September 2026. Trump menyampaikan ucapan terima kasih saat menjelaskan dukungan negara-negara terhadap program Dewan Perdamaian dan bantuan bagi Gaza.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pendidikan
Rapor Pendidikan 2025 Soroti Kesenjangan Akses dan Literasi di Indonesia
Rapor Pendidikan 2025 mencatat akses pendidikan dasar dan menengah membaik, tetapi kesenjangan akses, anak tidak sekolah, literasi, dan numerasi masih…
Terbaru di Internasional

Baca juga





