WIB, WITA, WIT: Menulis Jam dengan Jelas agar Janji Tidak Meleset
Indonesia memakai tiga zona waktu. Menyertakan tanggal dan zona pada undangan membantu pembaca membedakan waktu pertemuan, terutama ketika pesertanya berada di pulau berbeda.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Pesan “rapat pukul enam” belum menjelaskan kapan semua peserta harus hadir. Di Indonesia, perbedaan WIB, WITA, dan WIT membuat jam yang sama pada layar dapat menunjuk saat yang berbeda.
BMKG menjelaskan bahwa pembagian tiga wilayah waktu berlaku sejak 1 Januari 1988. WIB berada tujuh jam di depan UTC, WITA delapan jam, dan WIT sembilan jam. Jawa menggunakan WIB, Bali memakai WITA, sementara Papua berada dalam WIT.
UTC merupakan acuan waktu internasional yang menjadi titik pembanding zona waktu. Penjelasan NIST tentang UTC membantu membedakan acuan bersama tersebut dari jam lokal yang kita gunakan sehari-hari. Angka tambahannya menunjukkan selisih terhadap acuan, bukan berapa lama perjalanan antardaerah.
Sebagai ilustrasi, pertemuan pukul 18.00 WITA berlangsung pada saat yang sama dengan pukul 17.00 WIB dan 19.00 WIT. Peserta tidak dijadwalkan bergiliran; penulisan lokalnya saja yang berbeda. Karena itu, satu undangan dapat mencantumkan ketiganya bila peserta tersebar di beberapa wilayah.
Tanggal juga perlu mendapat tempat. Pukul 00.30 WITA pada 21 September, misalnya, bersamaan dengan 23.30 WIB pada 20 September dan 01.30 WIT pada 21 September. Contoh hitungan ini menjelaskan mengapa menyebut hari tanpa zona waktu dapat membingungkan untuk pekerjaan lintas tengah malam.
Kebiasaan paling sederhana ialah menuliskan tanggal lengkap, jam, dan zona pada pesan pertama. Saat memindahkan jadwal ke kalender digital, periksa kembali zona yang dipakai aplikasi serta hasil konversi pada undangan. Jam perangkat yang tampak tepat belum menjamin pengaturan zona undangannya sudah sesuai. Satu baris keterangan di awal dapat menghindarkan rangkaian pesan klarifikasi menjelang acara.
Sumber: BMKG — Tanda Waktu Nasional; NIST — How UTC(NIST) is related to Coordinated Universal Time (UTC), the international reference for time.
Foto arsip: bohed/Pixabay; via Océanos y dados, CC0 1.0. Ilustrasi penggunaan ponsel dalam foto arsip 2015. Bukan tangkapan layar layanan waktu BMKG atau undangan yang dibahas.
Sumber
Berita berikutnya

Relawan Sisir Sampah di Sudirman, World Cleanup Day Juga Soroti Sisa Makanan
Aksi di Jakarta berangkat dari Dukuh Atas dan berakhir di Atma Jaya. Pada peringatan global 2026, PBB memberi perhatian pada pencegahan makanan terbua…
Baca juga





