Kabar18.com

Minggu, 20 September 2026

Prakiraan 21–24 September: Papua Tengah Siaga Hujan, Daerah Kering Tetap Waspada

BMKG menempatkan Papua Tengah pada kategori siaga hujan untuk 21–24 September 2026. Pada saat bersamaan, kekeringan dan kebakaran lahan tetap menjadi perhatian di wilayah lain.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi penghematan air: keran di Legion Memorial Park, Auburn, Nebraska, Amerika Serikat, 2 Juni 2013. Foto arsip, bukan dokumentasi cuaca Papua atau kebakar…
Ilustrasi penghematan air: keran di Legion Memorial Park, Auburn, Nebraska, Amerika Serikat, 2 Juni 2013. Foto arsip, bukan dokumentasi cuaca Papua atau kebakaran lahan 2026. · Foto: Ammodramus/Wikimedia Commons (CC0 1.0)

BMKG menempatkan Papua Tengah dalam kategori siaga hujan lebat hingga sangat lebat untuk 21–24 September 2026. Prakiraan itu muncul ketika kondisi kering masih memengaruhi sejumlah wilayah Indonesia.

Dalam buletin yang diperbarui pada 17 September pukul 19.00 WIB, BMKG juga mencantumkan potensi angin kencang di Jawa Barat, Sulawesi Utara, dan Papua Selatan untuk periode tersebut. Ini merupakan prakiraan potensi, bukan laporan bahwa seluruh daerah itu sudah mengalami cuaca ekstrem.

BMKG menjelaskan bahwa dinamika atmosfer masih dapat membentuk hujan lokal di tengah kemarau. Karena itu, gambaran kondisi kering secara luas tidak meniadakan risiko hujan di daerah tertentu. Untuk kebutuhan perjalanan dan kegiatan luar ruang, informasi wilayah serta masa berlaku prakiraan menjadi bagian yang perlu diperhatikan.

Pada sisi lain, buletin itu meminta masyarakat dan pemerintah daerah menghemat air serta mewaspadai kebakaran hutan dan lahan. BMKG juga mengingatkan agar pembakaran sampah atau pembukaan lahan tidak dilakukan sembarangan, khususnya di kawasan yang mudah terbakar.

Konteks penanganan kebakaran sebelumnya dilaporkan detikNews pada 10 September 2026 berdasarkan konferensi pers BNPB. Saat itu, Kalimantan Barat dan Sumatera Selatan masih disebut sebagai prioritas pemadaman. BNPB melaporkan lebih dari 421 hektare lahan dipadamkan pada 9 September di enam provinsi prioritas. Angka tersebut merupakan capaian pada tanggal itu, bukan ukuran kebakaran yang masih berlangsung hari ini.

Dua informasi ini perlu dibaca dengan cakupan masing-masing: prakiraan BMKG menjelaskan potensi ke depan, sedangkan laporan pemadaman menggambarkan tindakan pada periode sebelumnya. Keduanya tidak dapat dijadikan satu angka risiko nasional.

Penjelasan ditelaah pada 20 September 2026. Sebelum mengambil keputusan lokal, pembaca perlu memeriksa pembaruan BMKG dan peringatan daerah yang paling dekat dengan waktu kegiatan. Prakiraan sepekan membantu persiapan, tetapi tidak menggantikan informasi cuaca terkini di lokasi.

Foto arsip: Ammodramus, CC0 1.0 Universal Public Domain Dedication. Digunakan sebagai ilustrasi.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.