Kabar18.com

Kamis, 22 Oktober 2026

10.975 Kasus ISPA Tercatat di Palembang hingga Oktober

Dinas Kesehatan Kota Palembang mencatat 10.975 kasus ISPA hingga minggu ketiga Oktober 2026. Puskesmas dan posko kesehatan disiapkan melayani warga selama 24 jam.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sebuah masker medis putih diletakkan di atas latar belakang biru cerah.
Ilustrasi: Sebuah masker medis putih diletakkan di atas latar belakang biru cerah. · Foto: Maksim Goncharenok / Pexels

Palembang — Dinas Kesehatan Kota Palembang mencatat 10.975 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) hingga minggu ketiga Oktober 2026. Pada 22 Oktober 2026, layanan kesehatan disiapkan selama 24 jam untuk menangani warga yang mengalami gangguan pernapasan di tengah dampak asap kebakaran hutan dan lahan.

Kesiapsiagaan itu mencakup puskesmas, posko kesehatan, serta dukungan fasilitas untuk warga yang membutuhkan penanganan gangguan pernapasan. Puskesmas disiapkan dengan akses oksigen selama 24 jam. Ruang pelayanan juga dilengkapi humidifier dan air purifier.

Posko kesehatan berbentuk tenda turut disiapkan untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. Salah satu lokasi yang disebut berada di Kelurahan Karya Jaya. Layanan tersebut ditujukan bagi warga yang mengalami sesak napas atau keluhan kesehatan lain yang berkaitan dengan paparan asap.

Respons 24 jam menjaga akses layanan ISPA di Palembang

Penguatan layanan penting bagi pembaca di Palembang dan wilayah sekitarnya karena kasus ISPA tercatat dalam jumlah tinggi selama periode kabut asap. Penyiagaan fasilitas kesehatan memungkinkan warga memperoleh pemeriksaan dan bantuan oksigen tanpa menunggu jam layanan biasa.

Informasi sebelumnya menyebut enam puskesmas di Palembang disiagakan selama 24 jam, yakni Puskesmas Pembina, Alang-Alang Lebar, Sukarame, Sei Selincah, Basuki Rahmat, dan Sematang Borang. Posko kesehatan juga dioperasikan di seluruh kecamatan dengan dukungan tenaga medis dari puskesmas setempat.

Dinas Kesehatan Kota Palembang mengingatkan bahwa layanan tersebut mencakup penanganan warga dengan gejala ISPA dan gangguan kesehatan akibat asap kebakaran hutan dan lahan. Fasilitas oksigen, humidifier, dan air purifier menjadi bagian dari dukungan ruang pelayanan untuk membantu warga yang mengalami gangguan pernapasan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Kesehatan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.