Kualitas Udara Makassar Diprakirakan Sedang pada 20 Oktober
BMKG memprakirakan kualitas udara Makassar berada pada level Sedang pada 20 Oktober 2026 berdasarkan konsentrasi PM2.5. Warga diimbau memakai masker di luar ruangan dan menjaga daya tahan tubuh.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Makassar — Kualitas udara kota Makassar diprediksi berada pada level Sedang pada Selasa, 20 Oktober 2026, berdasarkan sebaran konsentrasi partikulat PM2.5. Informasi tersebut merujuk pada peta kualitas udara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
PM2.5 merupakan partikulat udara berukuran lebih kecil dari atau sama dengan 2,5 µm (mikrometer). Pengukurannya menggunakan metode penyinaran sinar beta atau Beta Attenuation Monitoring, dengan satuan mikrogram per meter kubik (µg/m³).
BMKG mengimbau masyarakat menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan. Warga juga diminta menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh karena kondisi udara buruk diperkirakan berlangsung hingga beberapa hari ke depan.
Kualitas udara Makassar perlu dipantau warga
Informasi ini relevan bagi warga Makassar yang beraktivitas di ruang terbuka pada 20 Oktober 2026. Kategori Sedang menunjukkan perlunya perhatian terhadap paparan partikulat, terutama bagi masyarakat yang memiliki sensitivitas terhadap kualitas udara.
Prakiraan tersebut disusun dari konsentrasi PM2.5 yang dipantau dalam sistem informasi kualitas udara BMKG. Pemantauan itu menjadi dasar untuk melihat perubahan kondisi udara di Makassar dan menentukan langkah pencegahan bagi masyarakat.
Warga dapat mengurangi paparan dengan mengikuti imbauan BMKG, memakai masker saat berada di luar ruangan, serta menjaga kondisi tubuh. Perkembangan kualitas udara perlu diperhatikan karena BMKG menyebut kondisi buruk dapat berlangsung hingga beberapa hari.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pemerintahan
Pelantikan Definitif Darmawangsyah Muin di Gowa Menunggu Usulan DPRD
Pelantikan Darmawangsyah Muin sebagai Bupati Gowa definitif belum memiliki jadwal karena Pemprov Sulawesi Selatan masih menunggu usulan resmi DPRD Gow…
Terbaru di Kesehatan

Berita utama hari ini

Baca juga




