Aksi Jual Saham Teknologi Menekan Wall Street dan Pasar Asia
Wall Street tertekan setelah investor mencemaskan dampak kemenangan Partai Demokrat terhadap pengawasan dan pembangunan pusat data kecerdasan buatan.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Pasar saham global — Investor menjual saham teknologi di Amerika Serikat pada Kamis, 5 November 2026, setelah kemenangan Partai Demokrat dalam pemilu paruh waktu memicu kekhawatiran terhadap kelanjutan investasi infrastruktur kecerdasan buatan di negara itu.
Mengapa ini penting: Investor Indonesia yang memantau pasar global perlu memperhatikan penurunan indeks utama Amerika Serikat dan tekanan pada saham teknologi serta semikonduktor.
Aksi jual tersebut menekan Wall Street. Nasdaq Composite anjlok 5,52 persen ke level 24.315 dan masuk zona koreksi setelah turun hampir 12 persen dari rekor penutupan pada 6 Oktober 2026, menurut CNBC Indonesia.
Nasdaq 100 merosot 6,4 persen, sedangkan indeks S&P 500 turun 4,36 persen dan Dow Jones Industrial Average melemah 3,44 persen. Penurunan Nasdaq 100 menghapus sekitar US$2,5 triliun nilai kapitalisasi pasar.
Investor mencemaskan kemenangan Partai Demokrat di Kongres Amerika Serikat dapat memperketat pengawasan serta memperlambat perizinan pembangunan pusat data. Fasilitas itu menjadi bagian penting dari ekspansi industri kecerdasan buatan yang membutuhkan kapasitas komputasi besar.
Saham semikonduktor ikut tertekan. Philadelphia Semiconductor Index turun 12 persen, saham Nvidia melemah 9 persen, sedangkan Advanced Micro Devices merosot 17 persen.
Tekanan juga menjalar ke perusahaan penyedia komputasi awan khusus kecerdasan buatan. Saham CoreWeave turun hampir 10 persen dan Nebius sekitar 15 persen.
CNBC Indonesia melaporkan tekanan jual diperkirakan dapat berlanjut ke pasar Asia pada perdagangan Jumat, 6 November 2026. Sumber yang ditemukan juga menyebut sentimen negatif merambah saham teknologi dan semikonduktor di Asia.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Teknologi
Gil Orense Bahas Kampus AI-Native dalam Forum Pendidikan Bali
Gil Orense memaparkan konsep kampus AI-native di Bali. Model ini mengintegrasikan AI ke pengajaran, riset, dan operasional dengan perhatian pada keama…
Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Berita utama hari ini

Baca juga





