Kabar18.com

Minggu, 18 Oktober 2026

Antrean BBM Membuat Biro Perjalanan Mengubah Rute Wisata di Bali

Antrean BBM di sejumlah SPBU Bali membuat biro perjalanan mengalihkan rute wisata ke destinasi yang lebih dekat. ASITA Bali menyatakan belum ada pembatalan kunjungan wisatawan.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tangan seseorang memegang nozel bahan bakar hijau saat mengisi tangki mobil putih.
Ilustrasi: Tangan seseorang memegang nozel bahan bakar hijau saat mengisi tangki mobil putih. · Foto: Fahad Puthawala / Pexels

Badung — Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia atau ASITA Bali menyatakan biro perjalanan mengubah sejumlah rute wisata pada 17 Oktober 2026 akibat antrean kendaraan di SPBU yang memicu kepadatan lalu lintas di Bali.

Mengapa ini penting: Wisatawan yang sudah berada di Bali dapat mengalami perubahan rute, sementara biro perjalanan perlu menyesuaikan perjalanan menuju destinasi dan akses bandara selama antrean BBM berlangsung.

Ketua DPD ASITA Bali I Putu Winastra mengatakan belum ada pembatalan kunjungan wisatawan akibat kondisi tersebut. Namun, biro perjalanan mengalihkan wisatawan yang semula dijadwalkan menuju destinasi seperti Tanah Lot ke lokasi yang lebih dekat dan tidak terlalu padat.

Menurut Winastra, antrean kendaraan di sekitar SPBU sempat menyulitkan anggota ASITA menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Polisi sebelumnya mengatur antrean di SPBU Angkasa, Tuban, untuk mencegah kepadatan mengganggu akses jalan menuju kawasan bandara.

Tribun Bali melaporkan personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai mengatur kendaraan di sekitar SPBU Angkasa pada 15 Oktober 2026. Kendaraan yang tidak dapat masuk karena kapasitas SPBU penuh diarahkan menunggu di luar area dan dimasukkan secara bertahap setelah tersedia ruang.

Antrean BBM berlangsung di sejumlah wilayah Bali sejak 11 Oktober 2026. Tempo melaporkan Pertamina memperkuat pasokan melalui kedatangan kapal yang membawa 18.000 kiloliter Pertalite dan 2.500 kiloliter Pertamax. Pemerintah Provinsi Bali juga menerapkan pengisian BBM berdasarkan nomor polisi ganjil-genap pada 17-19 Oktober 2026, menurut laporan BBC.

Perubahan rute tersebut ditujukan agar kegiatan wisatawan yang sudah berada di Bali tetap berjalan meski perjalanan menuju sejumlah destinasi terdampak kepadatan di sekitar SPBU.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.