Kabar18.com

Selasa, 20 Oktober 2026

Apa Arti Cadangan Devisa Indonesia 146,3 Miliar Dolar AS?

Cadangan devisa Indonesia mencapai 146,3 miliar dolar AS pada akhir September 2026. Angka ini menunjukkan daya tahan pembayaran luar negeri, tetapi bukan dana bebas belanja APBN.

Oleh

· 2 menit baca

Cadangan devisa adalah aset valuta asing yang dikuasai Bank Indonesia untuk membantu memenuhi kebutuhan pembayaran internasional dan menjaga ketahanan eksternal Indonesia. Pada akhir September 2026, posisinya mencapai 146,3 miliar dolar AS, setara pembiayaan 5,3 bulan impor atau 5,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Apa fungsi cadangan devisa bagi Indonesia?

Cadangan devisa memberi ruang bagi Indonesia untuk memenuhi kewajiban luar negeri, membayar impor, dan meredam tekanan pada stabilitas ekonomi ketika arus modal atau perdagangan berubah. Bank Indonesia menyatakan posisi tersebut berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Cadangan devisa bukan pendapatan negara yang bebas dibelanjakan melalui APBN. Posisi ini merupakan aset moneter yang dikelola Bank Indonesia dan menjadi salah satu penyangga sektor eksternal.

Berapa posisi cadangan devisa Indonesia?

Menurut Bank Indonesia, cadangan devisa pada akhir September 2026 sebesar 146,3 miliar dolar AS, relatif stabil dibandingkan 146,5 miliar dolar AS pada akhir Agustus 2026.

Ukuran tersebut menunjukkan kemampuan pembiayaan berdasarkan kebutuhan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, bukan nilai uang yang otomatis tersedia untuk setiap keperluan belanja domestik.

Mengapa angka bulan impor sering dipakai?

Rasio bulan impor menerjemahkan nilai cadangan devisa ke dalam ukuran yang lebih mudah dibaca: berapa lama kebutuhan impor dapat dibiayai jika tidak ada pemasukan devisa baru. Bank Indonesia mencatat cakupan 5,3 bulan impor pada akhir September 2026.

Ketika pembayaran utang luar negeri pemerintah ikut dihitung, cakupannya menjadi 5,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Karena itu, satu angka cadangan devisa dapat memiliki lebih dari satu ukuran kecukupan.

Apakah surplus perdagangan otomatis menaikkan cadangan devisa?

Tidak otomatis. Neraca perdagangan mencatat selisih nilai ekspor dan impor, sedangkan cadangan devisa dipengaruhi pula oleh transaksi pembayaran, arus modal, kewajiban luar negeri, serta perubahan pengelolaan aset devisa.

Badan Pusat Statistik mencatat ekspor Indonesia Januari-November 2025 sebesar 256,56 miliar dolar AS dan impor 218,02 miliar dolar AS. Pada periode itu, neraca perdagangan surplus 38,54 miliar dolar AS, tetapi surplus tersebut tidak dapat disamakan langsung dengan perubahan cadangan devisa.

Apa maknanya bagi ketahanan ekonomi?

Posisi 146,3 miliar dolar AS dan cakupan di atas standar sekitar 3 bulan impor menunjukkan adanya bantalan eksternal ketika Indonesia menghadapi kebutuhan pembayaran luar negeri atau gejolak pasar. Namun, cadangan devisa tetap perlu dibaca bersama perkembangan impor, utang luar negeri, nilai tukar, dan arus modal.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Analisis

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.