Binance Mengganti 90 Persen Aset dalam Serangan Siber US$6,3 Miliar
Binance menyatakan telah mengganti 90 persen aset kripto yang terdampak serangan siber senilai sekitar US$6,3 miliar. Penarikan pengguna ditargetkan kembali dibuka pada 1 November 2026.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Global — Binance menyatakan pada 31 Oktober 2026 telah mengganti 90 persen aset kripto yang dicuri dalam serangan siber dengan nilai dampak sekitar US$6,3 miliar. Bursa kripto itu menggunakan dana perusahaan untuk membeli kembali token yang terdampak.
Mengapa ini penting: Penangguhan penarikan dan proses penggantian aset memengaruhi akses pengguna Binance terhadap dana mereka hingga layanan ditargetkan dibuka kembali pada 1 November 2026.
Binance mengatakan 10 persen sisanya terdiri atas token dengan likuiditas lebih rendah sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk diperoleh. Perusahaan sebelumnya menyatakan sekitar US$3 miliar aset terkait serangan telah ditemukan atau dibekukan melalui kerja sama dengan mitra blockchain.
Binance menyebut dana pengguna tetap aman dan berkomitmen menanggung seluruh kerugian. Dana penggantian berasal dari sebagian Secure Asset Fund for Users, dana asuransi perdagangan berjangka, serta kas perusahaan.
Serangan tersebut menyebabkan Binance menghentikan sementara layanan penarikan. Perusahaan mengatakan layanan penarikan ditargetkan kembali dibuka pada Ahad, 1 November 2026.
Binance juga menyatakan telah menyisihkan sekitar US$6,34 miliar dana perusahaan untuk menutup kerugian. Bursa itu melakukan pembaruan cadangan aset sebagai bagian dari proses pembuktian cadangan.
Kronologi singkat
Binance sebelumnya memperkirakan serangan bermula dari laptop pengembang yang telah disusupi. Akses tersebut diduga memungkinkan penyerang masuk ke wadah layanan dan mengirim transaksi penarikan tanpa izin.
Perusahaan bekerja sama dengan penegak hukum, penerbit aset kripto, serta perusahaan analisis blockchain untuk melacak dan membekukan aset. Reuters melaporkan FBI mengetahui insiden tersebut dan bekerja sama dengan mitra publik serta swasta untuk menilai cakupan serangan dan mengoordinasikan penyelidikan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Teknologi
Lebih dari 400 Peneliti Serukan Isolasi Ketat untuk Pengujian AI
Lebih dari 400 peneliti dari 34 negara menyerukan isolasi jaringan, pengawasan independen, dan pencatatan insiden bagi model AI berkemampuan siber.
Terbaru di Teknologi

Berita utama hari ini

Baca juga





