DTIIF 2026 Hasilkan Kerja Sama Teknologi Lintas Sektor
Danantara menyatakan DTIIF 2026 di Jakarta menghasilkan kemitraan riset, energi, infrastruktur digital, keamanan siber, kriptografi pascakuantum, bioteknologi, dan robotika.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Jakarta — Danantara Indonesia menyatakan Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 menghasilkan kerja sama lintas sektor setelah forum berlangsung selama tiga hari di Jakarta pada 26–28 Oktober 2026. Kemitraan yang diumumkan mencakup riset, energi, infrastruktur digital, transportasi, keamanan siber, kriptografi pascakuantum, bioteknologi, dan robotika.
Forum tersebut digelar di Fairmont Jakarta. Danantara menyebut kolaborasi infrastruktur digital antara Telkom Indonesia dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) diarahkan untuk menyelaraskan pengembangan pusat data dengan kesiapan pasokan listrik. Perencanaan bertahap itu ditujukan agar pertumbuhan kapasitas pusat data dan penyediaan energi berjalan selaras.
Di bidang keamanan digital, Telkom Indonesia, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri), dan Danantara Indonesia menjajaki pengembangan kapabilitas teknologi, kriptografi, serta keamanan siber melalui inisiatif Quantum-Safe Indonesia. Kerja sama itu mencakup pemetaan aset kriptografi, penilaian kesiapan kriptografi pascakuantum, pengembangan perangkat asesmen dan migrasi, serta peningkatan kemampuan digital trust.
Danantara juga mendorong koordinasi lintas institusi dan penjajakan penerapan teknologi di lingkungan badan usaha milik negara (BUMN), termasuk identifikasi kebutuhan sektoral dan peluang proyek percontohan. Sumber lain menyebut DTIIF 2026 dihadiri lebih dari 3.000 peserta dan melibatkan 274 pembicara serta moderator.
Kerja sama digital memperkuat kesiapan teknologi Indonesia
Kerja sama tersebut relevan bagi pembaca nasional karena menyentuh ketahanan infrastruktur digital dan keamanan sistem elektronik Indonesia. Pengembangan kriptografi pascakuantum diarahkan untuk mengantisipasi risiko terhadap sistem enkripsi saat kemampuan komputasi kuantum berkembang.
Selain sektor digital, forum menghasilkan kemitraan pada bidang maritim, baja, energi, riset, bioteknologi, transportasi, dan robotika. Danantara menyatakan kemitraan itu memperluas peluang kolaborasi teknologi lintas sektor untuk mendukung pengembangan industri Indonesia.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Teknologi
Komdigi Usut Dugaan Jual Beli Data Pribadi yang Kembali Beredar
Kementerian Komunikasi dan Digital mengusut dugaan jual beli data pribadi yang kembali beredar. BSSN menyebut data itu merupakan data lama, sementara…
Terbaru di Teknologi

Berita utama hari ini

Baca juga





