Kabar18.com

Minggu, 20 September 2026

Bromo Dibuka Lagi Usai Kebakaran, Tiket Akhir September Tetap Berlaku

Balai Besar TNBTS membuka kembali wisata Bromo mulai Sabtu, 19 September 2026 pukul 00.01 WIB. Tiket bertanggal 19–30 September dipakai sesuai tanggal, tanpa pengembalian uang atau jadwal ulang; 200 pengajuan tercatat dari masa penutupan.

Oleh

Penanggung Jawab Redaksi: Mursyid Sonsang

· 3 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: padang savana di kawasan Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur, difoto pada Agustus 2017. (Foto: Muhammad Farhan Atmawinanda / Wikimedia Commons, CC BY-SA…
Ilustrasi: padang savana di kawasan Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur, difoto pada Agustus 2017. (Foto: Muhammad Farhan Atmawinanda / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0)

Malang — Wisata Gunung Bromo dibuka kembali mulai Sabtu, 19 September 2026 pukul 00.01 WIB, sepekan setelah kebakaran savana menutup seluruh pintu masuknya. Tiket bertanggal 19–30 September tetap berlaku tanpa membeli ulang.

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) menuangkan keputusan itu dalam Pengumuman Nomor PG.25/T.8/TU/HMS.01.07/B/09/2026. Dalam keterangan resmi pada Jumat, 18 September, yang dimuat Bisnis.com, Kepala BB TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan keputusan diambil sesudah pemantauan dan evaluasi lapangan. Yang ditimbang: keselamatan, daya dukung kawasan, kelanjutan kegiatan wisata, serta ekonomi warga dan pelaku jasa wisata.

Tiket 19–30 September tidak bisa digeser

Aturan tiket berbeda menurut tanggal kunjungan.

  • Tiket bertanggal 19–30 September dipakai sesuai tanggal yang tertera, tanpa membeli lagi. Tiket ini tidak bisa dijadwalkan ulang (reschedule) dan uangnya tidak bisa diminta kembali (refund).
  • Tiket untuk kunjungan 12–18 September, masa penutupan total, boleh diajukan jadwal ulang atau pengembalian uang bila dibeli lewat laman bromotenggersemeru.id, menurut pengumuman penutupan 12 September yang dimuat Bisnis.com. Tata cara pengajuan diunggah BB TNBTS di akun Threads resminya.

BB TNBTS mencatat 200 transaksi pengajuan dari wisatawan yang batal datang pada pekan penutupan, tulis detikTravel. Satu transaksi mewakili satu kelompok berisi rata-rata empat sampai enam orang. Dihitung dari angka itu, pengajuan yang masuk mewakili sekitar 800 sampai 1.200 orang.

Untuk periode 12–18 September itu, balai memperkirakan 2.429 orang berkunjung ke Bromo. Kuota kunjungan 2.752 orang per hari.

Patroli dan pemantauan kebakaran masih berjalan. Rudijanta meminta pengunjung mengikuti arahan petugas, termasuk bila akses ke lokasi tertentu dibatasi. Larangannya:

  • membuat api unggun atau perapian, juga membakar apa pun;
  • membuang puntung rokok, korek api, atau benda lain yang bisa menyulut api;
  • mengganggu petugas yang memantau dan berpatroli.

Pengunjung yang melihat asap, bara, atau titik api diminta segera melapor kepada petugas.

Dua kali terbakar sejak 3 Agustus

Api pertama kali diketahui Kamis, 10 September pukul 16.30 WIB di Savana Pengol, lalu bergerak ke arah Gunung Kursi, menurut kronologi BB TNBTS yang dimuat Bisnis.com. Sabtu, 12 September, api muncul lagi di Pengol, membesar saat angin kencang, dan mencapai Pos Jemplang sekitar pukul 16.20 WIB. Seluruh pintu masuk ditutup sejak hari itu.

Jumat, 18 September, sekitar 300 pelaku wisata berunjuk rasa di loket masuk TNBTS di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, tulis detikJatim. Sopir jip, tukang ojek, dan pedagang dari kawasan Tosari itu menuntut Bromo dibuka lagi. Kepala Polsek Tosari mengatakan aksi berlangsung tertib. Pengumuman pembukaan keluar hari itu juga.

Ini kali kedua dalam 2 bulan Bromo ditutup karena kebakaran. Kebakaran sebelumnya mulai Senin, 3 Agustus. Luas terbakar 86 hektare lebih pada 6 Agustus, menurut 20detik.

Rabu, 19 Agustus, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur Gatot Soebroto menyatakan posko tanggap darurat ditutup sesudah 16 hari operasi pemadaman gabungan. Area terdampak tercatat 1.121 hektare, tulis Bisnis.com. Surat edaran BB TNBTS bertanggal sama menyebut api padam sepenuhnya setelah 13 hari, dan Bromo dibuka lagi Kamis, 20 Agustus pukul 00.01 WIB, tulis Liputan6.com.

Dua hal belum terjawab: penyebab kebakaran September dan luas akhir lahan yang terbakar. Keterangan BB TNBTS yang dimuat Bisnis.com dan detikTravel tidak menyebut keduanya.

Sumber

Berita berikutnya

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.