Kabar18.com

Sabtu, 19 September 2026

Super Air Jet Terbang Perdana Bandung–Denpasar, Maskapai Ketiga di Rute Baru Ngurah Rai

Penerbangan IU170 dari Bandung mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Jumat, 18 September 2026, membawa 179 penumpang. Rute yang baru dibuka 14 Agustus itu kini dilayani tiga maskapai.

Oleh

Penanggung Jawab Redaksi: Mursyid Sonsang

· 4 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Airbus A320 Super Air Jet beregistrasi PK-SAK di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, 17 Februari 2025; bukan foto penerbangan perdana rute Bandung. (Fo…
Ilustrasi: Airbus A320 Super Air Jet beregistrasi PK-SAK di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, 17 Februari 2025; bukan foto penerbangan perdana rute Bandung. (Foto: Bahnfrend / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0)

Badung — Super Air Jet memulai penerbangan Bandung–Denpasar pada Jumat, 18 September 2026. Pesawat bernomor penerbangan IU170 mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pukul 12.14 WITA dengan 179 penumpang. Maskapai itu menjadi operator ketiga di rute yang baru dibuka lima pekan sebelumnya.

Penerbangan balik, IU171 tujuan Bandung, dijadwalkan lepas landas pukul 17.20 WITA pada hari yang sama. Rute ini dijadwalkan beroperasi setiap hari, atau tujuh kali sepekan, menurut laporan RRI dan Bali Portal News.

General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati, mengatakan pihaknya “menyambut baik operasional perdana rute Bandung oleh maskapai Super Air Jet”, seperti dikutip RRI dan Bali Portal News. Ia berharap rute itu memudahkan mobilitas warga sekaligus menopang kegiatan pariwisata dan ekonomi di Bali maupun Bandung.

Rute Bandung masih baru di papan jadwal Ngurah Rai. Garuda Indonesia membukanya pada 14 Agustus 2026 lewat penerbangan GA334, lalu Citilink menyusul. Laporan RRI pada 15 Agustus menyebut Super Air Jet semula dijadwalkan ikut terbang mulai 17 Agustus; penerbangan perdananya baru terlaksana sebulan kemudian.

Dari sisi Bandung, penerbangan ini merupakan ruas kedua rute Medan–Bandung–Denpasar yang diluncurkan di Bandara Husein Sastranegara pada hari yang sama. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, seperti diberitakan Kompas.com, menyebut pesawat dari Medan mengangkut 170 orang: 130 turun di Bandung, 40 lainnya meneruskan perjalanan ke Bali.

Mengapa ini penting

Bagi pelancong, tiga operator di satu rute berarti pilihan jadwal terbang langsung Bali–Bandung makin banyak, tanpa perlu transit.

Permintaannya pun terlihat tinggi. General Manager Bandara Husein Sastranegara, Granito W. Hindrawan, pada 4 September mengatakan keterisian penerbangan tujuan Denpasar mencapai 97–98 persen dan kerap penuh, menurut Okezone. Direktur Utama Lion Air Group, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi, menyebut keterisian penerbangan perdana Super Air Jet melampaui 90 persen, baik pada ruas Medan–Bandung maupun Bandung–Denpasar, demikian laporan Fokus Jabar.

Bagi Bandung, rute ini menandai pulihnya bandara dekat pusat kota yang sejak Oktober 2023 tertutup bagi pesawat jet komersial, menurut catatan IndoAviation. Farhan menilai Bandung cocok menjadi tempat singgah penumpang dari Sumatera yang menuju Bali, Kalimantan, atau Sulawesi. Alasannya, bandaranya kecil sehingga proses cepat dan biaya relatif murah.

Angka kunci

  • 179 penumpang tiba di Denpasar dengan IU170 pada penerbangan perdana, seperti dilaporkan RRI dan Bali Portal News.
  • Tujuh kali sepekan adalah frekuensi yang dilaporkan RRI dan Bali Portal News; Fokus Jabar juga menyebut layanan harian untuk sementara. Pada 4 September, GM Bandara Husein menyebut tahap awal Super Air Jet hanya tiga kali sepekan, yakni Senin, Jumat, dan Minggu (Okezone).
  • 180 kursi: kapasitas Airbus A320-200 yang dipakai di rute ini (Fokus Jabar).
  • 24 rute domestik, 11 maskapai: layanan Bandara Ngurah Rai saat ini, menurut Nugroho Jati.
  • Penumpang harian Husein: Farhan memperkirakan naik dari sekitar 1.000 menjadi 2.000 orang (Republika, Kompas.com); dalam laporan Fokus Jabar, ia menyebut kisaran 1.300–1.600 orang.

Apa selanjutnya

Pemerintah Kota Bandung membidik 3.000 penumpang per hari di Husein pada akhir 2026, tulis Fokus Jabar. Super Air Jet menyiapkan rute lanjutan dari Bandung ke Pontianak, Balikpapan, Makassar, dan Pekanbaru. Daniel Putut juga menyatakan Lion Air Group siap terbang ke luar negeri bila Husein kembali berstatus internasional, dengan Kuala Lumpur sebagai pasar yang dinilainya potensial.

Farhan menyebut Pemkot sedang merapikan kabel udara di sekitar bandara dan membahas akses langsung dari Gerbang Tol Pasteur bersama sejumlah pihak, termasuk Bappenas. Di Bali, Nugroho berharap tambahan operator ini mendorong konektivitas ke kota-kota lain dan memperkuat peran Ngurah Rai sebagai simpul penerbangan domestik.

Sumber

Berita berikutnya

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.