Kabar18.com

Sabtu, 17 Oktober 2026

China dan Korea Utara Buka Jembatan Baru Sungai Yalu

China dan Korea Utara membuka jembatan baru pada 15 Oktober 2026 setelah tertunda lebih dari satu dekade. Jalur ini menghubungkan Dandong dan Sinuiju serta ditujukan untuk memperlancar perdagangan.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Jembatan kerangka baja melintasi sungai berair tenang saat senja.
Ilustrasi: Jembatan kerangka baja melintasi sungai berair tenang saat senja. · Foto: Krzysztof Jaworski Fotografia Toruń / Pexels

Dandong dan Sinuiju — China dan Korea Utara membuka Jembatan Baru Sungai Yalu pada Kamis, 15 Oktober 2026, yang menghubungkan kota Dandong di China dengan Sinuiju di Korea Utara.

Pembukaan jembatan lintas batas itu dilakukan setelah lebih dari satu dekade tertunda. Jembatan tersebut melintasi Sungai Amnok, yang juga dikenal sebagai Sungai Yalu, dan menjadi jalur baru antara kedua negara.

Jembatan itu diperkirakan meningkatkan perdagangan, pergerakan orang, serta mengurangi kepadatan di Jembatan Persahabatan yang selama ini menjadi jalur utama. Jembatan baru itu memiliki empat lajur dan panjang 3 kilometer.

Pembukaan berlangsung ketika China dan Korea Utara berupaya memperluas hubungan ekonomi dan pertukaran bilateral. Perdana Menteri Li Qiang menyatakan jembatan tersebut akan mendorong kerja sama ekonomi dan perdagangan serta pertukaran antarmasyarakat.

Jembatan baru membuka jalur perdagangan China-Korea Utara

Jembatan ini penting bagi pembaca Indonesia karena menunjukkan perubahan pada konektivitas dan aktivitas ekonomi di salah satu perbatasan paling strategis di Asia Timur. China merupakan mitra dagang terbesar Korea Utara, sementara jalur baru dapat memperlancar pengiriman barang dan meningkatkan efisiensi logistik.

Jembatan Baru Sungai Yalu sebenarnya telah lama selesai dibangun, tetapi pembukaannya tertunda karena persoalan jalan penghubung dan fasilitas bea cukai di sisi Korea Utara. Jembatan baru itu diproyeksikan mengurangi beban Jembatan Persahabatan China-Korea Utara yang sudah berusia lebih tua.

Jalur baru tersebut dirancang untuk mendukung lalu lintas dua arah, termasuk kendaraan angkutan berat dan kontainer, meski peningkatan perdagangan diperkirakan berlangsung bertahap.

Upacara pembukaan dikaitkan dengan kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan dan kesejahteraan masyarakat kedua negara. Jembatan menghubungkan Dandong dengan Korea Utara.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Internasional

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.