Kabar18.com

Rabu, 21 Oktober 2026

DEN Targetkan Portal Perlinsos Diluncurkan 10 November di Jakarta

Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan portal terpadu digitalisasi Perlindungan Sosial ditargetkan diluncurkan pada 10 November 2026. Program itu telah diuji coba di seluruh 514 kabupaten/kota.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Meja kerja kayu dengan monitor komputer, papan ketik, tetikus, dan gawai modern.
Ilustrasi: Meja kerja kayu dengan monitor komputer, papan ketik, tetikus, dan gawai modern. · Foto: Josh Sorenson / Pexels

Jakarta — Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan portal terpadu digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) ditargetkan diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada 10 November 2026, setelah DEN menyampaikan rekomendasi ekonomi di Istana Merdeka pada 20 Oktober 2026.

Program tersebut disiapkan untuk mengelola bantuan sosial dengan basis data dan kajian. CNBC Indonesia melaporkan sistem itu telah diuji coba di seluruh daerah. Dalam laporan lain, Firman Hidayat menyebut uji coba telah dilakukan di seluruh 514 kabupaten/kota di Indonesia.

Digitalisasi Perlinsos diarahkan untuk meningkatkan transparansi dan ketepatan sasaran penerima bantuan. Luhut mengatakan program itu diharapkan memberi keadilan kepada warga yang berhak menerima bantuan sosial, yang nantinya diberikan dalam bentuk transfer tunai.

Selain isu perlindungan sosial, DEN menyampaikan rekomendasi mengenai ketahanan pangan, hilirisasi industri, ketahanan energi, harga dan ketersediaan bahan bakar minyak, serta reformasi pasar modal. Rekomendasi tersebut dibahas bersama sejumlah menteri ekonomi dan Gubernur Bank Indonesia dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta.

Mengapa peluncuran portal Perlinsos penting

Portal terpadu menjadi bagian dari upaya pemerintah menggunakan data dalam menentukan penerima bantuan sosial. Bagi pembaca, kebijakan ini berkaitan langsung dengan ketepatan penyaluran bantuan dan perubahan cara pemerintah mengelola subsidi.

Data yang dilaporkan menunjukkan 11,5 juta kepala keluarga telah terdaftar dalam digitalisasi Perlinsos. Selain itu, terdapat 775.000 agen Perlinsos yang membantu pendaftaran warga ke dalam basis data digital. Angka tersebut menggambarkan skala persiapan program sebelum peluncuran yang ditargetkan pada 10 November 2026.

Pertemuan DEN dan Presiden pada 20 Oktober 2026 juga menempatkan digitalisasi perlindungan sosial dalam rangkaian kebijakan untuk merespons perkembangan ekonomi global dan dampaknya bagi Indonesia. Rekomendasi lain mencakup penyiapan stok pangan, jadwal penanaman padi, antisipasi kekeringan, hilirisasi nikel, aluminium, dan komponen baterai litium, serta penguatan tata kelola distribusi BBM.

Peluncuran portal pada 10 November 2026 menjadi agenda lanjutan yang disebut dalam laporan mengenai program digitalisasi Perlinsos.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi & Keuangan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.