IHSG Menguat 5,65 Persen di Jakarta, Pasar Menanti Keputusan BI
IHSG melonjak 5,65 persen ke level 5.278,89 pada Selasa, sementara rupiah menguat ke Rp17.980 per dolar Amerika Serikat. Pasar menanti keputusan suku bunga BI.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Jakarta — Pasar keuangan Indonesia ditutup menguat pada Selasa (20/10/2026), dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 5,65 persen dan rupiah menguat ke Rp17.980 per dolar Amerika Serikat.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG bertambah 282,28 poin ke level 5.278,89. Penguatan tersebut terjadi setelah pasar saham mengalami tekanan besar selama dua hari perdagangan sebelumnya.
Data Refinitiv menunjukkan rupiah menguat 0,28 persen ke posisi Rp17.980 per dolar Amerika Serikat, dari penutupan sebelumnya Rp18.030. Pergerakan itu membawa rupiah kembali berada di bawah level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat.
Keputusan Bank Indonesia menjadi perhatian pasar
Pelaku pasar menanti keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI) pada Rabu (21/10/2026). BI menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) selama dua hari sejak Selasa.
Perhatian pasar juga tertuju pada perkembangan reformasi pasar modal dan arah pasar keuangan global. Keputusan BI menjadi sorotan setelah rupiah sempat menembus Rp18.000 per dolar Amerika Serikat dan pasar saham Indonesia mengalami tekanan akibat pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Jajak pendapat CNBC Indonesia Research terhadap 13 institusi keuangan menunjukkan 10 responden memperkirakan BI menaikkan suku bunga 25 basis poin menjadi 6,00 persen. Tiga responden lainnya memperkirakan BI mempertahankan suku bunga acuan pada level 5,75 persen.
Jika kenaikan terjadi, keputusan tersebut akan menjadi kenaikan pertama setelah BI mempertahankan suku bunga selama tiga bulan berturut-turut.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Analisis
IHSG Rebound ke 5.201, Reformasi BEI Diuji
IHSG menguat 4,18 persen ke level 5.201,4 pada sesi I perdagangan 20 Oktober 2026. Investor masih menunggu pelaksanaan konsisten reformasi BEI di teng…
Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Berita utama hari ini

Baca juga





