Kabar18.com

Sabtu, 19 September 2026

Kapal Induk Garibaldi Hibah Italia Sandar di Tanjung Priok, Menhan Sjafrie Tinjau Kelayakan

ITS Giuseppe Garibaldi merapat di Dermaga 107 Tanjung Priok, Jumat pagi, setelah berlayar 6.870 mil laut dari Taranto. Serah terima 24 September dengan nama baru KRI Sriwijaya; Kemhan menaksir retrofit Rp7,5 triliun.

Oleh

Penanggung Jawab Redaksi: Mursyid Sonsang

· 4 menit baca

Buka foto ukuran besar. Arsip: kapal induk Italia ITS Giuseppe Garibaldi (C 551) berlayar di Samudra Atlantik bersama fregat Turki TCG Gediz saat latihan Majestic Eagle, 12 Juli 2004.…
Arsip: kapal induk Italia ITS Giuseppe Garibaldi (C 551) berlayar di Samudra Atlantik bersama fregat Turki TCG Gediz saat latihan Majestic Eagle, 12 Juli 2004. (Foto: U.S. Navy photo by Photographer's Mate Airman Rob Gaston / Wikimedia Commons, Public domain)

Jakarta — Kapal induk hibah Pemerintah Italia, ITS Giuseppe Garibaldi, merapat di Dermaga 107 Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat pagi, 18 September 2026, pukul 07.58 WIB. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyambutnya, lalu naik ke geladak untuk memeriksa kondisi dan kelayakan kapal berusia empat dasawarsa itu.

Kementerian Pertahanan mencatat Garibaldi bertolak dari Pelabuhan Taranto pada 24 Agustus 2026. Kapal menempuh 6.870 mil laut lewat Terusan Suez, Laut Merah, dan Samudra Hindia, lalu masuk melalui Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I. Antara, mengutip Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Tunggul, melaporkan kapal sempat singgah di Sri Lanka. Di perairan Nusantara, KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321 mengawalnya.

Kedatangan ini sehari lebih awal dari jadwal 19 September yang disampaikan Kemhan kepada Tempo pada 4 September. Seusai pengalungan bunga dan Tari Gending Sriwijaya, Sjafrie naik ke kapal bersama Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Muhammad Ali dan komandan kapal dari pihak Italia, Kapten Marco Guerriero.

Menurut rilis Kemhan, rombongan melihat geladak penerbangan, anjungan, Pusat Informasi Tempur, dan hanggar. Hadir pula Ketua Komisi I DPR, Wakil Panglima TNI, dan para kepala staf angkatan. Antara melaporkan wartawan tidak diizinkan ikut masuk; hingga pukul 09.28 WIB peninjauan masih berjalan.

Kemhan menggolongkan Garibaldi sebagai through-deck aviation cruiser, kapal penjelajah dengan geladak penerbangan memanjang dari haluan sampai buritan. Kapal sanggup membawa belasan helikopter, empat di antaranya dapat lepas landas bersamaan dengan bantuan ski-jump, landasan yang melengkung naik di ujung haluan. Dari peninjauan itu, Kemhan menyatakan fisik dan sistem kapal dalam kondisi sangat baik.

Mengapa ini penting

Untuk pertama kalinya TNI AL akan mengoperasikan kapal induk. Kemhan dan KSAL sama-sama menonjolkan operasi militer selain perang (OMSP) sebagai peruntukannya, terutama penanggulangan bencana dan pengiriman logistik ke wilayah terpencil, di samping tugas pertahanan. Kepada wartawan di Tanjung Priok, seperti dimuat IDN Times, Ali beralasan Indonesia kerap dilanda bencana alam sehingga butuh kapal yang mampu membawa banyak helikopter. Ia menambahkan, kapal tetap bisa dipakai untuk keperluan perang bila diperlukan.

Ongkosnya berlapis. Tempo mencatat nilai hibah 54 juta euro atau sekitar Rp1,108 triliun; Komisi I DPR menyetujui penerimaannya pada 20 Juli 2026 karena Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 mewajibkan persetujuan parlemen atas hibah luar negeri. Al Jazeera menulis Kementerian Keuangan menyetujui pembiayaan US$450 juta untuk program kapal induk pada 2025, sementara politikus oposisi khawatir tagihan akhirnya jauh lebih besar. Di Tanjung Priok, Ali menyerahkan angka anggaran perbaikan kepada Kemhan. Kepala Biro Informasi Pertahanan Brigadir Jenderal Rico Ricardo Sirait, yang dihubungi Tempo pada Jumat, memperkirakan retrofit menelan sekitar Rp7,5 triliun untuk modifikasi fasilitas pendukung, peningkatan layanan medis, penyesuaian sistem pendingin udara bagi perairan tropis, serta perawatan berkelanjutan.

Angka kunci

  • 6.870 mil laut — jarak pelayaran Taranto–Jakarta sejak 24 Agustus 2026 (Kemhan).
  • 13.850 ton, 180 meter, 41 tahun — bobot menurut IDN Times; panjang dan usia menurut Al Jazeera, yang mencatat kapal berdinas di AL Italia sejak 1985 (IDN Times menyebut 40 tahun).
  • 14 sampai 18 helikopter — KSAL menyebut 14 unit dan bisa lebih, tergantung ukuran helikopter; juru bicara TNI AL yang dikutip Al Jazeera menyebut hingga 18; Kemhan menulis belasan.
  • 825 atau 830 personel — daya tampung menurut IDN Times dan Al Jazeera.
  • 54 juta euro — nilai hibah, setara sekitar Rp1,108 triliun (Tempo).

Apa selanjutnya

Ali menyatakan serah terima kepada TNI AL dijadwalkan pada 24 September 2026, kemungkinan bersamaan dengan reflagging atau pergantian bendera Italia ke Merah Putih yang akan disaksikan Presiden Prabowo Subianto. "Nantinya, kapal ini akan menjadi KRI Sriwijaya," kata Ali di Tanjung Priok, seperti dikutip IDN Times. Pada 4 September, Tempo masih menulis calon namanya KRI Gajah Mada.

Sesudah itu kapal menjalani retrofit, yakni perbaikan dan penyesuaian dengan kebutuhan TNI AL di laut tropis. Pekerjaan digarap PT PAL bersama galangan Italia Fincantieri, dengan Leonardo disebut sebagai pemasok peralatan. Direktur Utama PT PAL Kaharuddin Djenod, seperti dilaporkan Tempo, mengatakan asesmen segera dimulai, sistem penggerak turbin gas dikaji untuk diganti, persenjataan ditambahkan atas arahan Presiden, dan pekerjaan ditargetkan rampung dalam tiga bulan. Ali berharap kapal dapat dipakai 15 hingga 20 tahun.

Pengawakan menjadi pekerjaan berikutnya. IDN Times melaporkan sekitar 300 personel Angkatan Laut Italia mengantar kapal ke Jakarta; 100 prajurit TNI AL sudah berlatih di Italia dan 100 lagi akan menyusul. Sehari sebelum kapal tiba, Antara memberitakan TNI AL menyiapkan 310 personel calon awak. Ali mengakui ini pengalaman pertama TNI AL mengawaki kapal induk.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.