Tiga Jasad Dievakuasi dari Dalam KM Virgo Transport 8, 126 Orang Masih Dicari di Hari Ketujuh
Penyelam TNI AL mengeluarkan tiga korban dari ruangan kapal di kedalaman 24 meter setelah cuaca membaik. Basarnas mencatat 117 orang ditemukan, sementara tim salvage bersiap mengangkat bangkai kapal.
Oleh Arsyid Muhamad
Penanggung Jawab Redaksi: Mursyid Sonsang
· 4 menit baca
Banjarmasin — Penyelam TNI Angkatan Laut mengeluarkan tiga jasad dari dalam badan KM Virgo Transport 8 yang terbalik di perairan Masalembu, Laut Jawa, Jumat, 18 September 2026. Saat operasi memasuki hari ketujuh pada Sabtu, 126 dari 243 orang dalam manifes kapal belum ditemukan.
Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko menyampaikan kronologinya dalam konferensi pers di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Jumat malam. Korban pertama, seorang laki-laki, diangkat pukul 12.28 Wita. Dua korban lain menyusul pukul 13.10 Wita dari kedalaman yang sama, 24 meter.
Ketiganya, dua laki-laki dan satu perempuan, terjebak di sebuah ruangan kapal. Menurut Yudhi, penyelam harus memecahkan kaca untuk menjangkau mereka. Pekerjaan itu ditangani 20 personel: 10 dari Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan 10 dari Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada II.
Laut yang lebih tenang membuka jalan bagi penyelaman. Yudhi menyebut gelombang di lokasi turun menjadi sekitar satu meter, dari lebih dari 2,5 meter dua hari sebelumnya. Jasad dipindahkan ke KN SAR Kamajaya pukul 18.30 Wita, tiba di Pelabuhan Trisakti sekitar pukul 23.00 Wita, lalu diserahkan kepada tim identifikasi korban bencana (Disaster Victim Identification/DVI) Polri.
Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Kalimantan Selatan Komisaris Besar Polisi dr Much Sofwan mengatakan pada Sabtu bahwa ketiganya sudah teridentifikasi lewat pencocokan data antemortem dan postmortem. Jumlah korban teridentifikasi menjadi sembilan orang. Rekapitulasi Basarnas per Jumat pukul 22.00 Wita: 117 orang ditemukan, 108 selamat dan sembilan meninggal.
Mengapa ini penting
Sepekan setelah kapal rute Surabaya–Banjarmasin itu hilang kontak pada Minggu dini hari, 13 September, lebih dari separuh orang dalam manifes belum ditemukan. Angka temuan tertahan di 114 orang sejak diumumkan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi pada Senin, 14 September, hingga laporan Basarnas Kamis malam. Penyelaman ke dalam badan kapal baru menambah angka itu pada hari keenam.
Belum ada kesimpulan resmi tentang penyebab kecelakaan dalam sumber yang dibuka redaksi; ANTARA menulis kapal dilaporkan menghadapi cuaca buruk sebelum hilang kontak. Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono pada 14 September menyatakan lembaganya mengumpulkan data spesifikasi kapal serta mewawancarai penumpang dan awak sejak hari pertama. IniBalikpapan melaporkan barang temuan tim, antara lain 197 paket ekspedisi dan sembilan suar darurat (flare), disimpan di Pelabuhan Trisakti dan rencananya menjadi tambahan barang bukti bagi KNKT.
Angka kunci
- 243 orang dalam manifes; 126 masih dicari (Basarnas, dikutip ANTARA).
- 24 meter adalah kedalaman penyelaman saat tiga jasad ditemukan. Bisnis.com, mengutip Basarnas pada hari kelima, menulis bangkai berada di kedalaman 29 meter; ANTARA pada hari keenam menyebut rentang 24–29 meter.
- 453 meter ke arah tenggara: pergeseran bangkai dari posisi awal per pemantauan hari kelima (Bisnis.com). Sehari kemudian penyelam melaporkan kapal tidak bergeser lagi dari titik terakhir (ANTARA).
- 6.120 mil laut persegi: luas area pencarian pada hari keempat (Metro TV News). Pada hari kelima, Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana menyebut sektor udara sekitar 1.489 dan sektor laut sekitar 5.600 mil laut persegi (Okezone).
- 76 data antemortem dan 42 sampel DNA diterima Posko DVI Polda Jawa Timur di Tanjung Perak hingga Jumat (ANTARA); Beritasatu mencatat 78 data dan 44 sampel hingga Sabtu pagi.
Apa selanjutnya
Tim salvage, yakni tim pengangkatan bangkai kapal, menyurvei posisi badan kapal dengan robot bawah air (remotely operated vehicle/ROV) pada Jumat pukul 12.30 Wita. Yudhi mengatakan tim itu dijadwalkan merapat ke Banjarmasin pada Sabtu untuk memaparkan hasilnya. Bisnis.com melaporkan rencana mengangkat dan membalik kapal mengikuti keputusan rapat terbatas pemerintah; pemantauan udara pada Kamis tidak menemukan tumpahan minyak di sekitar bangkai.
Juru bicara pemilik kapal, Simson Fransiscus Riki, mengatakan di Banjarmasin pada Jumat bahwa tim dan peralatan sudah siap. Ia memperkirakan pengangkatan dimulai dalam satu hingga dua hari bila cuaca mendukung, tanpa merinci jenis peralatan. Manajemen juga menyatakan siap menanggung seluruh hak korban, baik yang selamat maupun yang meninggal.
Pencarian korban berjalan bersamaan dengan persiapan itu. “ROV berjalan, tim penyelam juga berjalan,” kata Yudhi, seperti dikutip IniBalikpapan. Patroli udara dan laut diteruskan per sektor. Hingga Sabtu sore, sumber yang dibuka redaksi belum memuat keterangan Basarnas tentang batas waktu operasi.
Sumber
- ANTARA — Tiga jasad korban KM Virgo ditemukan
- ANTARA — Tim salvage observasi badan kapal
- ANTARA — Tiga jasad tiba di Trisakti
- ANTARA — Pemilik kapal siapkan pengangkatan
- Bisnis.com — Kapal bakal diangkat dan dibalik
- IniBalikpapan — Tiga korban teridentifikasi
- ANTARA — DVI Polda Jatim terima 76 data
- Beritasatu — 78 data antemortem terkumpul
- Okezone — Unsur udara dan laut dikerahkan
- Metro TV News — Area pencarian diperluas
- ANTARA Kalsel — KNKT kumpulkan data
- ANTARA Jatim — Menhub: 114 korban dievakuasi
Berita berikutnya
Baca juga





