Kredit Program UMKM Diperkirakan Serap 12 Juta Pekerja di Badung
Program kredit pemerintah diperkirakan menyerap sekitar 12 juta pekerja hingga Oktober 2026. Estimasi itu berasal dari 4,2 juta peminjam UMKM dengan asumsi tiga hingga empat pekerja per usaha.
Oleh Pandi Muktar
· 1 menit baca
Badung — Program kredit pemerintah untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) disebut telah menciptakan lapangan kerja bagi sekitar 12 juta pekerja hingga Oktober 2026 di Badung, Bali. Deputi Bidang Pengelolaan dan Pengembangan Usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ferry Irawan, menyampaikan angka itu pada Kamis (29/10).
Estimasi tersebut dihitung dari 4,2 juta peminjam UMKM yang tercatat sampai Oktober. Perhitungannya menggunakan asumsi bahwa setiap usaha mempekerjakan rata-rata tiga hingga empat orang, sehingga jumlah pekerja yang terserap diperkirakan sekitar 12 juta.
Angka penyerapan kerja menunjukkan dampak pembiayaan UMKM
Data itu menggambarkan kaitan antara akses pembiayaan usaha dan kemampuan pelaku UMKM membuka atau mempertahankan pekerjaan. Namun, angka 12 juta merupakan estimasi berdasarkan jumlah peminjam dan asumsi rata-rata pekerja per usaha, bukan penghitungan langsung terhadap setiap tenaga kerja.
Dalam keterangannya, Ferry menyebut setiap peminjam rata-rata mempekerjakan tiga hingga empat orang. Dengan 4,2 juta peminjam hingga Oktober, hasil perkalian tersebut menghasilkan sekitar 12 juta pekerja yang dipekerjakan.
Pernyataan itu disampaikan di Badung, Bali, dalam rangkaian International Fora for Kredit Program Pemerintah pada Kamis (29/10). Laporan yang tersedia menyebut program kredit pemerintah dan KUR sebagai pembiayaan bagi pelaku UMKM.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Entrepreneur
Pemerintah Tunda Wajib Halal UMK hingga 2028
Pemerintah memperpanjang masa penahapan sertifikasi halal bagi usaha mikro dan kecil hingga 17 Oktober 2028. Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyebut b…
Terbaru di Entrepreneur

Berita utama hari ini

Baca juga





