Nezar Patria Minta Risiko AI di Keuangan dan Kesehatan Dim mitigasi dari Jakarta
Nezar Patria meminta penggunaan AI di sektor keuangan dan kesehatan disertai mitigasi risiko. Pemerintah menyiapkan Peta Jalan AI Nasional serta pedoman etika AI.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Jakarta — Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria meminta mitigasi risiko diperkuat dalam penggunaan kecerdasan artifisial di sektor keuangan dan kesehatan pada Sabtu, 31 Oktober 2026.
Nezar mengatakan penggunaan AI yang diberi kewenangan mengambil tindakan dan keputusan secara mandiri dapat menimbulkan dampak serius. Dalam layanan keuangan, kesalahan eksekusi dapat menyebabkan kerugian finansial dan memicu gangguan ekonomi sistemik. Di sektor kesehatan, kesalahan sistem atau diagnosis dapat mengancam keselamatan pasien serta meningkatkan risiko kebocoran data pribadi.
Pemerintah menilai penerapan AI tidak cukup diarahkan pada inovasi dan efisiensi. Pengembang dan pengguna perlu memperhitungkan kerentanan ketika sistem otomatis menjalankan fungsi pengambilan keputusan. Tata kelola data yang ketat diperlukan karena data menjadi dasar pengembangan AI dan mencakup informasi pribadi yang sensitif.
Mitigasi AI berdampak pada layanan publik
Risiko di sektor keuangan dan kesehatan berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat Indonesia. Keputusan otomatis dalam perbankan dapat memengaruhi uang dan stabilitas ekonomi, sedangkan penggunaan AI untuk diagnosis atau dukungan keputusan medis dapat berhubungan dengan keselamatan manusia. Karena itu, penguatan pengamanan diperlukan sebelum teknologi digunakan lebih luas pada layanan berisiko tinggi.
Untuk menjaga ekosistem digital nasional, pemerintah mengandalkan kerangka hukum yang sudah berlaku, termasuk Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik serta Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. Pemerintah juga sedang menyiapkan Peta Jalan AI Nasional dan pedoman etika AI sebagai bagian dari tata kelola nasional.
Selain penyusunan kebijakan, pemerintah menyiapkan investasi pada infrastruktur digital, pengembangan talenta, serta riset dan pengembangan. Langkah tersebut diarahkan untuk membangun ekosistem AI nasional yang aman, dengan mitigasi risiko berjalan bersamaan dengan upaya memperoleh manfaat ekonomi dan melindungi hak konsumen.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Teknologi
Meutya Hafid Dorong Regulasi AI untuk Lindungi Publik di Jakarta
Meutya Hafid menyatakan inovasi AI harus berjalan bersama kepastian aturan dan pelindungan publik. Pemerintah membuka dialog untuk menyusun kebijakan…
Terbaru di Teknologi

Berita utama hari ini

Baca juga





