Pemkot Bogor Operasikan EWS Longsor di Panaragan
Pemkot Bogor mengoperasikan satu unit EWS tanah longsor di Kelurahan Panaragan pada 6 November 2026. Langkah ini melengkapi rencana kontingensi banjir dan gempa bumi.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Bogor — Pemerintah Kota Bogor memasang dan mengoperasikan satu unit Sistem Peringatan Dini (Early Warning System/EWS) tanah longsor di Kelurahan Panaragan pada 6 November 2026 sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi.
Informasi tersebut disampaikan dalam apel sinergi lintas sektor di Mako Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor. Kegiatan itu menjadi pemeriksaan akhir kesiapan personel, peralatan, dan logistik untuk menghadapi potensi bencana pada periode 2026 hingga 2027.
Pemkot Bogor mengerahkan unsur lintas sektor, termasuk Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, perangkat daerah, dan masyarakat. Ancaman yang diantisipasi meliputi banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang menjelang akhir 2026.
Sistem peringatan Panaragan memperkuat mitigasi longsor
Selain mengoperasikan EWS di Panaragan, BPBD Kota Bogor menyelesaikan Dokumen Rencana Kontingensi Banjir dan Gempa Bumi Kota Bogor. Langkah mitigasi itu dilaksanakan bersama unsur lintas sektor sepanjang Januari hingga Oktober 2026.
Apel kesiapsiagaan menjadi bagian dari koordinasi menghadapi risiko bencana hidrometeorologi basah di wilayah Kota Bogor. Pemkot juga menjalankan langkah lain, termasuk pembentukan Pramuka Tangguh Bencana, deklarasi Kecamatan Tangguh Bencana se-Kota Bogor, mitigasi lingkungan secara serentak, serta pembentukan Tim Reaksi Cepat lintas sektor.
BPBD Kota Bogor menyebut kesiapan personel, peralatan, dan logistik diperiksa untuk menghadapi potensi bencana sepanjang periode 2026 hingga 2027.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Daerah
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di 21 Daerah Jawa Timur
BMKG Juanda memperingatkan potensi cuaca ekstrem di 21 kabupaten/kota Jawa Timur pada 2–9 November 2026, dengan risiko hujan lebat, angin kencang, ban…
Terbaru di Daerah

Berita utama hari ini

Baca juga





