Pendapatan Jasa Marga Naik 7,9 Persen di Jakarta
Jasa Marga membukukan pendapatan usaha Rp15,6 triliun hingga kuartal III-2026, naik 7,9 persen secara tahunan. Pendapatan tol menyumbang Rp14,3 triliun.
Oleh Pandi Muktar
· 1 menit baca
Jakarta — PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat pendapatan usaha Rp15,6 triliun hingga kuartal III-2026, tumbuh 7,9 persen secara tahunan pada 30 Oktober 2026.
Pendapatan tersebut terutama berasal dari bisnis jalan tol yang menyumbang Rp14,3 triliun, meningkat 6,8 persen secara tahunan. Pendapatan usaha lain mencapai Rp1,3 triliun, naik 21,5 persen secara tahunan.
Pendapatan tol tetap menjadi penopang utama Jasa Marga
Kinerja hingga September 2026 ditopang kontribusi bisnis jalan tol dan optimalisasi operasional perusahaan. Pendapatan tol menjadi kontributor terbesar terhadap total pendapatan usaha, sedangkan pendapatan usaha lain mencakup pengoperasian jalan tol, preservasi jalan tol, dan bisnis prospektif.
Jasa Marga menyatakan kinerja keuangan tersebut menjadi dasar bagi perseroan untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan usaha serta memperkuat konektivitas dan kualitas layanan jalan tol.
Laporan yang dikutip sejumlah media menyebutkan pendapatan usaha Rp15,6 triliun tumbuh dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka pendapatan tol Rp14,3 triliun dan pendapatan usaha lain Rp1,3 triliun juga dilaporkan bersama pertumbuhan masing-masing.
Dengan demikian, bisnis jalan tol tetap menjadi sumber utama pendapatan Jasa Marga hingga kuartal III-2026. Kontribusi pendapatan usaha lain juga tercatat meningkat secara tahunan, sejalan dengan kinerja perusahaan hingga September 2026.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Ekonomi & Keuangan
OJK Perkuat Akses Keuangan Daerah lewat TPAKD
OJK menggelar Rakornas TPAKD 2026 di Jakarta untuk memperkuat pemerataan akses keuangan masyarakat. Forum ini mendukung pembiayaan UMKM dan pengembang…
Terbaru di Entrepreneur

Berita utama hari ini


