Pemerintah Arahkan Kredit Program ke Produksi di Bali
Pemerintah menyebut 68 persen kredit program mengalir ke sektor produksi. Kebijakan ini diarahkan untuk memperluas pembiayaan UMKM melalui KUR, graduasi usaha, dan integrasi data.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Badung — Pemerintah mengarahkan kredit program ke pembiayaan produktif, graduasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta integrasi data dalam forum kredit program di Nusa Dua, Bali, pada 29 Oktober 2026.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan arah kebijakan tersebut dalam International Fora for Kredit Program Pemerintah 2026.
Airlangga menyebut Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi salah satu instrumen untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Pemerintah juga mendorong peningkatan kelas UMKM dan integrasi data agar penyaluran kredit lebih tepat sasaran.
Hingga 27 Oktober 2026, penyaluran Kredit Program Pemerintah mencapai Rp294,6 triliun kepada 4,24 juta debitur, menurut laporan Bisnis.com. Dalam forum tersebut, Airlangga bersama Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan Gubernur Bali I Wayan Koster menyerahkan kredit program secara simbolis kepada tujuh debitur dengan nilai akad Rp1,95 miliar.
Kredit produksi memperluas akses usaha dan lapangan kerja
Arah pembiayaan ke sektor produksi ditujukan untuk memperkuat kegiatan usaha dan memperluas kesempatan kerja. Pemerintah mengaitkan kebijakan itu dengan upaya meningkatkan kapasitas UMKM, memperbaiki ketepatan sasaran pembiayaan, dan memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga.
Penerima pembiayaan simbolis di Nusa Dua berasal dari beragam usaha, termasuk perajin aksesori, pedagang makanan, calon pekerja migran, pengolah gabah, produsen cokelat, dan pengembang perumahan. Pemerintah juga mengarahkan kredit program untuk mendukung pertanian, industri, industri padat karya, perumahan, serta pemberdayaan kelompok rentan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi & Keuangan
Pemerintah Dorong UMKM Naik Kelas, Bukan Sekadar Bertambah Jumlah
Pemerintah mengarahkan pengembangan UMKM pada peningkatan skala usaha. Rosan Roeslani menyebut sekitar 60 juta UMKM perlu tumbuh menjadi usaha kecil,…
Terbaru di Entrepreneur

Berita utama hari ini

Baca juga





