Kabar18.com

Jumat, 23 Oktober 2026

Polda Jambi Siapkan Program Pelatihan Kerja untuk Warga

Polda Jambi menyiapkan program Polisi Peduli Pengangguran bersama Kementerian Ketenagakerjaan dan lembaga vokasi untuk memperluas akses keterampilan serta peluang kerja warga.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Deretan kunci pas dan perkakas bengkel tergantung rapi di papan berlubang.
Ilustrasi: Deretan kunci pas dan perkakas bengkel tergantung rapi di papan berlubang. · Foto: Ayub Abdul Rahman / Pexels

Jambi — Polda Jambi menyiapkan program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) melalui kolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan lembaga pelatihan vokasi pada 23 Oktober 2026. Program ini diarahkan untuk membantu warga meningkatkan keterampilan, memperluas peluang kerja, serta mendorong kemandirian ekonomi.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Widodo meninjau Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Jambi (Satpel PVP Jambi) di kawasan Telanaipura, Kota Jambi, pada Kamis, 22 Oktober 2026. Kunjungan itu menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Poliran.

Dalam program tersebut, Polda Jambi menilai pemetaan kondisi pengangguran di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi diperlukan agar pelatihan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pemetaan itu juga mencakup kebutuhan, keluhan, dan kendala warga dalam memperoleh pelatihan keterampilan maupun pekerjaan.

Kapolda Jambi menyampaikan bahwa kerja sama antara Kepolisian Negara Republik Indonesia, pemerintah daerah, dan lembaga pelatihan diperlukan untuk memperluas akses informasi serta kesempatan peningkatan kompetensi. Sebagai langkah awal, Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jambi akan berkoordinasi dengan Satpel PVP Jambi untuk menyebarluaskan informasi pelatihan vokasi yang tersedia.

Pelatihan memperluas akses kerja warga Jambi

Pelatihan vokasi ditujukan untuk membekali masyarakat dengan keterampilan praktis agar lebih produktif dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja. Warga juga diharapkan dapat menggunakan keterampilan tersebut untuk mengembangkan usaha secara mandiri.

Usai berdiskusi, Kapolda Jambi meninjau ruang pelatihan menjahit dan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Masing-masing bidang pelatihan diikuti 16 peserta yang sedang meningkatkan kemampuan dan keterampilan mereka.

Poliran juga menempatkan penyebaran informasi sebagai bagian penting dari pelaksanaan program. Dengan informasi yang lebih luas, masyarakat dapat mengetahui pilihan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan memanfaatkan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan.

Polri, pemerintah daerah, dan lembaga pelatihan diharapkan membangun kolaborasi berkelanjutan agar warga memperoleh akses pelatihan, meningkatkan kompetensi, serta memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan atau membangun usaha mandiri.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pemerintahan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.