Polresta Banjarmasin Gandeng Pemda Bantu Pencari Kerja
Polresta Banjarmasin menjalankan program Polisi Peduli Pengangguran bersama pemda dan dunia usaha. Kegiatannya mencakup pendataan, pemetaan keterampilan, lowongan terverifikasi, dan pertemuan kerja.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Banjarmasin — Polresta Banjarmasin menggandeng pemerintah daerah dan dunia usaha untuk membantu pencari kerja melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) pada 17 Oktober 2026.
Program tersebut diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi lowongan kerja, pelatihan keterampilan, dan peluang bekerja di perusahaan. Kepolisian berperan sebagai fasilitator yang mempertemukan pencari kerja dengan pemerintah daerah serta perusahaan berdasarkan kebutuhan tenaga kerja dan kompetensi masyarakat.
Pelaksanaan Poliran mencakup pendataan pencari kerja, pemetaan kemampuan dan keterampilan, penyebaran informasi lowongan kerja yang telah diverifikasi, serta fasilitasi pertemuan antara pelamar dan perusahaan. Personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) juga dilibatkan untuk membantu pendataan warga yang membutuhkan pekerjaan dan menyampaikan informasi kesempatan kerja hingga tingkat kelurahan.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip dalam laporan menyebut tingkat pengangguran terbuka Kota Banjarmasin pada Agustus 2025 mencapai 6,49 persen. Angka tersebut turun dari 6,56 persen pada tahun sebelumnya, tetapi masih lebih tinggi daripada tingkat pengangguran terbuka Kalimantan Selatan yang berada di angka 4,16 persen.
Program menghubungkan pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan
Bagi pembaca di Banjarmasin dan Kalimantan Selatan, program ini berkaitan langsung dengan akses terhadap lowongan yang terverifikasi, pelatihan, dan peluang penempatan kerja. Keterlibatan dunia usaha memungkinkan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan dipertemukan dengan keterampilan pencari kerja.
Pemerintah Kota Banjarmasin pada April 2026 menyebut jumlah pencari kerja di daerah tersebut mencapai 21.220 orang. Polresta Banjarmasin menyatakan keberhasilan program tidak cukup diukur dari rapat koordinasi atau jumlah perusahaan yang terlibat, melainkan dari manfaat yang diterima masyarakat.
Manfaat yang dimaksud meliputi kemudahan memperoleh informasi lowongan, kesempatan mengikuti pelatihan, dan peluang mendapatkan pekerjaan. Program ini diharapkan berlangsung berkelanjutan melalui kerja sama antara kepolisian, pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Hukum
Banjarmasin Peringati Hari Jadi ke-500 dengan Ziarah Sejarah
Kota Banjarmasin memperingati hari jadi ke-500 pada 24 September 2026 melalui ziarah makam Sultan Suriansyah dan sidang istimewa. Agenda hiburan ditia…
Terbaru di Pemerintahan

Berita utama hari ini

Baca juga




