Kabar18.com

Selasa, 20 Oktober 2026

Business Matching ISEF 2026 di Jakarta Capai Rp3,2 Triliun

Bank Indonesia mencatat business matching ISEF 2026 mencapai Rp3,2 triliun hingga 17 Oktober 2026. Capaian ini diarahkan untuk memperluas akses pembiayaan dan perdagangan UMKM.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tumpukan alas anyaman melingkar dari serat alami berwarna cokelat.
Ilustrasi: Tumpukan alas anyaman melingkar dari serat alami berwarna cokelat. · Foto: Archange Masudi / Pexels

Jakarta — Bank Indonesia mencatat nilai business matching dalam Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 mencapai Rp3,2 triliun hingga Sabtu malam, 17 Oktober 2026, di Jakarta.

Capaian itu mencakup penjajakan bisnis yang diharapkan memperluas akses pembiayaan dan perdagangan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Deputi Gubernur Bank Indonesia Solikin M. Juhro menyampaikan capaian tersebut sebagai bagian dari aktivitas ekonomi yang terbentuk selama penyelenggaraan ISEF 2026.

Selain business matching, ISEF 2026 mencatat nilai transaksi Rp13,8 miliar hingga Sabtu malam. Festival tersebut juga telah dikunjungi sekitar 93.000 orang pada waktu yang sama.

Business matching membuka akses pasar UMKM halal

Rangkaian business matching mempertemukan pelaku usaha dengan calon investor untuk menjajaki kerja sama. Bank Indonesia menyebut kegiatan itu sebagai salah satu cara membuka akses pembiayaan dan perdagangan, termasuk bagi UMKM halal yang ingin memperluas pasar.

ISEF 2026 merupakan festival ekonomi dan keuangan syariah yang diselenggarakan di Jakarta International Convention Center (JICC). Kegiatan ini mempertemukan pelaku usaha, lembaga keuangan, investor, dan pemangku kepentingan dalam ekosistem halal.

Bank Indonesia menjelaskan bahwa business matching diarahkan untuk memperkuat rantai nilai halal nasional melalui hubungan yang lebih langsung antara pemilik dana dan pelaku usaha. Capaian Rp3,2 triliun menjadi hasil terbaru yang dicatat hingga 17 Oktober 2026, sementara penyelenggaraan ISEF berlangsung pada 14–18 Oktober 2026.

Pada penutupan ISEF 2026, Bank Indonesia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut perlu diterjemahkan menjadi aktivitas ekonomi produktif dan manfaat nyata bagi perekonomian serta kesejahteraan masyarakat.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Entrepreneur

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.