Tim JITUPASNA Tinjau Dampak Kebakaran di Juata Laut
Tim JITUPASNA Kota Tarakan meninjau dampak kebakaran permukiman di Juata Laut. Satu rumah warga terdampak dan penyebab kebakaran belum diketahui.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Tarakan — Tim JITUPASNA Kota Tarakan meninjau dampak kebakaran permukiman di RT 18, Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara, pada 4 November 2026. Peninjauan dilakukan terhadap kejadian kebakaran yang berlangsung pada 1 November 2026 sekitar pukul 09.00 WITA.
Kegiatan tersebut merupakan peninjauan bencana sosial kebakaran permukiman. Tim JITUPASNA mendatangi lokasi untuk melihat dampak kejadian di wilayah Juata Laut. JITUPASNA merupakan tim yang melakukan kajian kebutuhan dan penanganan pascabencana sosial. Peninjauan itu mencakup lokasi rumah warga yang terdampak kebakaran.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah menerima laporan kebakaran di kawasan permukiman Jalan Karya Bersama, RT 18, Kelurahan Juata Laut, pada 1 November 2026. Satu rumah warga terdampak, sedangkan penyebab kebakaran belum diketahui. Informasi tersebut menjadi bagian dari peninjauan yang dilakukan oleh Tim JITUPASNA Kota Tarakan.
Peninjauan menjadi dasar penanganan warga terdampak
Peninjauan lapangan menjadi bagian dari pendataan dampak bencana sosial dan kebutuhan warga. Data dari lokasi membantu pemerintah daerah menentukan bentuk penanganan yang diperlukan setelah kebakaran. Pemeriksaan dilakukan untuk melihat kondisi kejadian dan dampaknya terhadap warga di kawasan permukiman.
Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Pemerintah daerah melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat bersama Tim JITUPASNA menindaklanjuti kejadian dengan pemeriksaan dampak di lokasi. Peninjauan tersebut dilakukan setelah kebakaran yang menyebabkan satu rumah warga terdampak, sementara penyebab kejadian masih belum diketahui.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata
Irau Malinau 2026 Digelar Sepekan di Kalimantan Utara
Irau Malinau ke-12 berlangsung selama tujuh hari di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. Festival ini melibatkan 190 UMKM dan masuk kalender KEN 2026.
Terbaru di Daerah

Berita utama hari ini

Baca juga




