Destry Tegaskan BI Jaga Stabilitas Rupiah di Jakarta
Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menegaskan stabilitas rupiah tetap dijaga di tengah kekhawatiran nilai tukar menembus Rp20.000 per dolar Amerika Serikat.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Jakarta — Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti pada Jumat, 30 Oktober 2026, menegaskan bank sentral menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah kekhawatiran mata uang itu menembus Rp20.000 per dolar Amerika Serikat.
Destry mengatakan pergerakan rupiah dipengaruhi banyak faktor. Selain fundamental ekonomi domestik, faktor tersebut mencakup permintaan dan penawaran valuta asing, persepsi pelaku pasar, serta kondisi eksternal yang berada di luar kendali bank sentral.
Ia menyebut fundamental ekonomi Indonesia masih relatif baik dibandingkan kelompok negara pembandingnya. BI tetap menempatkan stabilitas rupiah sebagai tugas utama untuk menjaga iklim ekonomi tetap kondusif, mendukung pertumbuhan sektor riil, dan menciptakan lapangan kerja.
Stabilitas rupiah menentukan iklim ekonomi
Pernyataan tersebut relevan bagi pembaca karena perubahan nilai tukar dapat memengaruhi biaya transaksi ekonomi, terutama kegiatan yang berkaitan dengan valuta asing. Kekhawatiran rupiah melemah hingga Rp20.000 per dolar Amerika Serikat sebelumnya dikaitkan dengan kemungkinan berlanjutnya tekanan di pasar keuangan.
Dalam laporan lain, BI disebut menilai sentimen investor, keseimbangan permintaan dan penawaran valuta asing, serta persepsi pasar turut menentukan pergerakan rupiah. Kondisi fundamental ekonomi menjadi salah satu pertimbangan dalam melihat daya tahan nilai tukar.
Destry belum memberikan sinyal bahwa BI akan menaikkan suku bunga acuan. Kebijakan suku bunga, menurut laporan yang tersedia, tetap bergantung pada data ekonomi.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Politik
Komisi III DPR Buka Wacana Revisi UU Tipikor di Jakarta
Komisi III DPR membuka peluang revisi UU Tipikor dan akan meminta masukan narasumber. Kajian itu berjalan beriringan dengan pembahasan RUU Perampasan…
Terbaru di Ekonomi & Keuangan
Berita utama hari ini

Baca juga





