IHSG Berpeluang Rebound di Jakarta pada Jumat
IHSG diproyeksikan menguat pada Jumat setelah melemah 3,49 persen dan ditutup di level 5.098. Analis tetap memperingatkan risiko koreksi serta memantau level support dan resistance.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat pada perdagangan Jumat, 30 Oktober 2026, setelah ditutup di level 5.098 pada Kamis, 29 Oktober 2026.
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG berpeluang mengalami rebound jangka pendek setelah indeks ditutup di atas level Fibonacci retracement 50 persen dan membentuk pola candle hammer. Namun, koreksi masih berpotensi berlanjut sebelum penguatan.
Herditya menyebut pola koreksi IHSG dapat berkembang hingga 5.116 sebagai target retest ideal. Menurut dia, penguatan signifikan yang menembus 5.418 menjadi pengecualian terhadap skenario tersebut. Ia memproyeksikan level support IHSG berada di 5.012 dan 4.915, sedangkan resistance berada di 5.328 dan 5.460.
Peluang rebound masih disertai risiko koreksi
Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menilai IHSG masih berada dalam fase koreksi setelah menembus support Fibonacci 5.116. Peluang rebound tetap terbuka selama tekanan jual tidak semakin dalam hingga menembus 4.972.
Ivan memperkirakan IHSG memiliki level support 4.972, 4.895, 4.767 serta resistance 5.418, 5.561, 5.716 dan 5.936. Pada perdagangan Kamis, IHSG melemah 184,25 poin atau 3,49 persen dari perdagangan sebelumnya dan berakhir di level 5.098.
Pergerakan pada Jumat akan menjadi perhatian investor karena indeks menghadapi dua kemungkinan teknikal: melanjutkan koreksi menuju area support atau memanfaatkan peluang penguatan jangka pendek. Level-level yang disampaikan para analis menjadi acuan untuk mencermati arah perdagangan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi & Keuangan
IHSG Menguat di Jakarta, Asing Catat Penjualan Bersih
IHSG naik 0,94% ke level 5.328,36 pada perdagangan 21 Oktober 2026. Investor asing membukukan penjualan bersih sekitar Rp0,6 triliun, sementara BI Rat…
Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Berita utama hari ini

Baca juga





