Istana Tingkatkan Kewaspadaan Usai Dugaan Penyadapan Presiden
Mensesneg Prasetyo Hadi menyatakan Istana terus meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pembenahan internal setelah dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden dan sejumlah tokoh.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Jakarta — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan Istana meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pembenahan internal setelah terungkapnya dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh pada Jumat, 6 November 2026.
Prasetyo menyampaikan hal itu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Ia merespons pertanyaan mengenai kemungkinan adanya “musuh dalam selimut” di lingkungan pemerintahan, khususnya sekitar Istana dan Kabinet Merah Putih.
Menurut Prasetyo, kewaspadaan di lingkungan pemerintahan terus dijalankan. Ia juga meminta perkara tersebut diproses secara transparan dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Kasus itu berkaitan dengan dugaan penyadapan tanpa prosedur resmi terhadap nomor telepon Presiden serta sejumlah pejabat negara dan tokoh politik.
Kewaspadaan Istana berkaitan dengan keamanan pejabat negara
Pernyataan Mensesneg menunjukkan bahwa dugaan penyadapan dipandang berkaitan langsung dengan keamanan komunikasi Presiden dan pejabat negara. Bagi pembaca, perkembangan ini penting karena menyentuh pengamanan lembaga kepresidenan, penegakan hukum, serta perlindungan komunikasi pejabat publik.
Prasetyo mengatakan belum mendengar informasi mengenai dugaan keterlibatan ketua umum partai politik dalam perkara tersebut. Ia meminta tim khusus yang menangani kasus penyadapan bekerja objektif dan tidak menutup-nutupi fakta.
Sejumlah laporan menyebut perkara itu juga menyasar tokoh masyarakat, media, pengusaha, dan pihak lain. Penanganan selanjutnya diarahkan pada proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku, dengan transparansi sebagai tuntutan Istana.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Politik
Prabowo Percepat Revitalisasi Gambir-Monas dan Kereta Bali
Seskab Teddy Indra Wijaya menyampaikan arahan Presiden Prabowo untuk memulai pembangunan kereta dari Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju sejumlah kawasa…
Terbaru di Politik
Berita utama hari ini

Baca juga





