Kadin Catat 44,5% Usaha Belum Siap Hadapi El Nino
Survei Kadin Business Pulse Q3-2026 mencatat 44,5% pelaku usaha kurang siap atau tidak siap menghadapi cuaca ekstrem dan bencana alam. Risiko El Nino diperkirakan berlanjut hingga awal 2027.
Oleh Mukmin John
· 2 menit baca
Jakarta — Kadin Indonesia Institute mencatat 44,5% pelaku usaha di Indonesia kurang siap atau tidak siap menghadapi gangguan akibat cuaca ekstrem dan bencana alam pada 23 Oktober 2026.
Sebanyak 43,7% pelaku usaha menyatakan siap menghadapi gangguan tersebut. Angka itu mencakup 37% yang merasa cukup siap dan 6,7% yang menyatakan sangat siap. Sebanyak 57,9% responden mengalami dampak bencana alam atau gangguan lingkungan dalam 12 bulan terakhir.
Dampak terhadap kegiatan usaha antara lain kenaikan biaya operasional, penurunan penjualan, serta gangguan transportasi dan logistik. Risiko El Nino diperkirakan masih berlanjut hingga awal 2027, sehingga ketahanan usaha menjadi perhatian dalam menghadapi potensi gangguan berikutnya.
Ketahanan usaha menentukan kesinambungan operasional
Gangguan cuaca dan bencana dapat memengaruhi biaya, distribusi barang, logistik, serta kegiatan usaha di berbagai sektor. Pelaku usaha paling banyak mengharapkan dukungan pemerintah berupa sistem peringatan dini, kemudian perlindungan dan pemulihan infrastruktur, transportasi, serta jalur logistik.
Survei Business Pulse Q3-2026 dilaksanakan pada 14–30 September 2026 terhadap 330 responden anggota Kadin Indonesia di 28 provinsi. Responden berasal dari berbagai skala usaha dan sektor industri. Kebakaran hutan dan lahan, bencana alam lain, cuaca ekstrem, kekeringan, dan banjir menjadi gangguan yang dialami pelaku usaha.
BMKG memperkirakan El Nino bertahan hingga awal 2027 dengan puncak intensitas melebihi kategori kuat. Pelaku usaha juga menempatkan sistem peringatan dini dan informasi risiko yang cepat serta akurat sebagai kebutuhan utama.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Inspirasi
Kadin Dorong UMKM Indonesia Perkuat Teknologi dan Akses Pasar
Kadin Indonesia menyebut UMKM perlu memperkuat pendanaan, pemanfaatan teknologi, dan akses pasar untuk menghadapi perubahan pola produksi serta persai…
Terbaru di Analisis

Berita utama hari ini

Baca juga




