Kabar18.com

Senin, 19 Oktober 2026

Padang Panjang Kembali Terapkan Pembelajaran Tatap Muka

Disdikbud Kota Padang Panjang mengembalikan pembelajaran tatap muka pada 19 Oktober 2026 setelah kualitas udara Sumatera Barat diprakirakan baik hingga sedang. Masker tetap wajib.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Seorang pria bermasker duduk menulis sendirian di ruang kelas dengan deretan meja kosong.
Ilustrasi: Seorang pria bermasker duduk menulis sendirian di ruang kelas dengan deretan meja kosong. · Foto: Andy Barbour / Pexels

Padang Panjang — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Panjang memberlakukan kembali pembelajaran tatap muka di sekolah mulai Senin, 19 Oktober 2026, setelah prakiraan kualitas udara Sumatera Barat berada pada kategori baik hingga sedang.

Kebijakan tersebut berlaku dengan sejumlah ketentuan kesehatan. Siswa, guru, dan tenaga kependidikan wajib menggunakan masker selama berada di luar maupun di dalam kelas. Sekolah juga meniadakan sementara seluruh kegiatan luar ruangan dan mengalihkannya ke dalam ruangan.

Siswa diminta membawa botol minum pribadi serta memperbanyak konsumsi air putih. Peserta didik yang memiliki riwayat asma atau masalah pernapasan diimbau membawa obat pribadi dan segera melapor jika mengalami gangguan kesehatan.

Pembelajaran tatap muka kembali dengan perlindungan kesehatan

Bagi siswa dengan riwayat asma yang dikhawatirkan mengalami dampak lebih buruk, pembelajaran jarak jauh dapat diterapkan melalui koordinasi dengan pihak sekolah. Ketentuan ini memberi ruang bagi sekolah dan keluarga untuk menyesuaikan kegiatan belajar dengan kondisi kesehatan peserta didik.

Informasi kualitas udara yang menjadi pertimbangan kebijakan berasal dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika serta prakiraan konsentrasi partikulat PM2.5 dari Stasiun Pemantau Atmosfer Global Bukit Kototabang untuk periode 19 hingga 21 Oktober 2026. Wilayah kabupaten dan kota di Sumatera Barat diprakirakan berada pada kategori baik hingga sedang.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Panjang menyatakan akan menginformasikan tindakan lebih lanjut apabila terjadi fluktuasi kualitas udara ekstrem hingga masuk kategori sangat tidak sehat.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pendidikan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.