Kabar18.com

Jumat, 30 Oktober 2026

Kemensos Catat 44 Ribu Anak Belajar di Sekolah Rakyat Makassar

Kementerian Sosial mencatat lebih dari 44 ribu anak mengikuti pendidikan formal dan pembinaan karakter di 182 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Buku catatan, tablet digital, dan perlengkapan pensil di atas meja berwarna oranye.
Ilustrasi: Buku catatan, tablet digital, dan perlengkapan pensil di atas meja berwarna oranye. · Foto: The Design Lady / Pexels

Makassar — Kementerian Sosial (Kemensos) menyatakan lebih dari 44 ribu anak dari keluarga kurang mampu telah mengikuti pendidikan formal dan pembinaan karakter melalui program Sekolah Rakyat setelah satu tahun berjalan pada Rabu, 28 Oktober 2026. Mereka belajar di 182 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam peringatan satu tahun Sekolah Rakyat di Gelanggang Olahraga (GOR) Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan. Kemensos menyebut program tersebut memberikan akses pendidikan gratis bagi anak dari keluarga kurang mampu.

Selain anak yang sudah mengikuti pembelajaran di kelas, lebih dari seribu anak masih menjalani proses rehabilitasi di sentra-sentra Kemensos sebagai persiapan mengikuti pendidikan. Alokasi siswa Sekolah Rakyat pada tahun ini mencapai 45 ribu anak.

Program gratis menjangkau anak di 34 provinsi

Capaian satu tahun itu menunjukkan perluasan penyelenggaraan Sekolah Rakyat dari sisi jumlah lokasi dan penerima manfaat. Pendidikan yang diberikan mencakup pembelajaran formal serta pembinaan karakter bagi anak dari keluarga kurang mampu.

Jumlah 182 sekolah menjadi cakupan layanan yang disebut Kemensos dalam peringatan tersebut. RRI melaporkan bahwa lebih dari 44 ribu anak mengikuti pendidikan di lokasi-lokasi itu, sedangkan lebih dari seribu anak lainnya masih menjalani rehabilitasi di sentra Kementerian Sosial.

Informasi mengenai alokasi 45 ribu siswa menjadi konteks jumlah peserta yang direncanakan pada tahun berjalan. Sementara itu, anak yang masih menjalani rehabilitasi belum seluruhnya mengikuti pembelajaran di kelas.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pendidikan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.