Kemensos Catat 44 Ribu Anak Belajar di Sekolah Rakyat Makassar
Kementerian Sosial mencatat lebih dari 44 ribu anak mengikuti pendidikan formal dan pembinaan karakter di 182 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi.
Oleh Mukmin John
· 2 menit baca
Makassar — Kementerian Sosial (Kemensos) menyatakan lebih dari 44 ribu anak dari keluarga kurang mampu telah mengikuti pendidikan formal dan pembinaan karakter melalui program Sekolah Rakyat setelah satu tahun berjalan pada Rabu, 28 Oktober 2026. Mereka belajar di 182 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi.
Pernyataan itu disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam peringatan satu tahun Sekolah Rakyat di Gelanggang Olahraga (GOR) Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan. Kemensos menyebut program tersebut memberikan akses pendidikan gratis bagi anak dari keluarga kurang mampu.
Selain anak yang sudah mengikuti pembelajaran di kelas, lebih dari seribu anak masih menjalani proses rehabilitasi di sentra-sentra Kemensos sebagai persiapan mengikuti pendidikan. Alokasi siswa Sekolah Rakyat pada tahun ini mencapai 45 ribu anak.
Program gratis menjangkau anak di 34 provinsi
Capaian satu tahun itu menunjukkan perluasan penyelenggaraan Sekolah Rakyat dari sisi jumlah lokasi dan penerima manfaat. Pendidikan yang diberikan mencakup pembelajaran formal serta pembinaan karakter bagi anak dari keluarga kurang mampu.
Jumlah 182 sekolah menjadi cakupan layanan yang disebut Kemensos dalam peringatan tersebut. RRI melaporkan bahwa lebih dari 44 ribu anak mengikuti pendidikan di lokasi-lokasi itu, sedangkan lebih dari seribu anak lainnya masih menjalani rehabilitasi di sentra Kementerian Sosial.
Informasi mengenai alokasi 45 ribu siswa menjadi konteks jumlah peserta yang direncanakan pada tahun berjalan. Sementara itu, anak yang masih menjalani rehabilitasi belum seluruhnya mengikuti pembelajaran di kelas.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pemerintahan
Pelantikan Definitif Darmawangsyah Muin di Gowa Menunggu Usulan DPRD
Pelantikan Darmawangsyah Muin sebagai Bupati Gowa definitif belum memiliki jadwal karena Pemprov Sulawesi Selatan masih menunggu usulan resmi DPRD Gow…
Terbaru di Pendidikan

Berita utama hari ini

Baca juga





