Kabar18.com

Rabu, 21 Oktober 2026

Kolaborasi Tiga Kementerian Arahkan Kebiasaan Ramah Lingkungan di Sekolah

Kemendikdasmen bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Agama untuk membiasakan pengelolaan sampah, kebersihan sanitasi, serta penghematan energi dan air di sekolah.

Oleh

· Peristiwa: · 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Seseorang memilah botol dan toples kaca di dekat wadah daur ulang.
Ilustrasi: Seseorang memilah botol dan toples kaca di dekat wadah daur ulang. · Foto: SHVETS production / Pexels

Jakarta — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong budaya peduli lingkungan di satuan pendidikan melalui kolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Agama pada 14 Oktober 2026.

Inisiatif tersebut menyasar perubahan perilaku ramah lingkungan melalui kebiasaan sehari-hari, terutama di sekolah yang belum mengikuti Program Sekolah Adiwiyata. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip mengajak sekolah memulai perubahan berdasarkan kondisi nyata di lingkungan masing-masing.

Langkah yang diarahkan meliputi identifikasi jumlah sampah harian, perbaikan pengelolaan sampah, pemeliharaan kebersihan toilet dan saluran air, serta penghematan energi dan air. Hasil identifikasi itu diharapkan menjadi dasar perbaikan yang terintegrasi ke dalam rencana kerja dan anggaran sekolah.

Budaya lingkungan dimulai dari kebiasaan sekolah

Kolaborasi lintas kementerian ini menempatkan sekolah sebagai ruang pembiasaan perilaku peduli lingkungan. Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup menyebut sinergi tersebut memperkuat kepedulian terhadap lingkungan hidup di satuan pendidikan seluruh Indonesia.

Praktik yang dicontohkan di sekolah mencakup kebiasaan membawa botol minum dan tempat makan sendiri, memilah serta mengolah sampah organik dan anorganik, dan menyediakan fasilitas pengisian air minum mandiri. Upaya itu diarahkan agar kepedulian lingkungan tidak berhenti pada deklarasi, melainkan berlanjut menjadi tindakan sehari-hari.

Program kolaboratif bertajuk “Mengawali Langkah Bersama: Tobat Ekologis untuk Sekolah Berbudaya Lingkungan” diluncurkan di Jakarta pada 12 Oktober 2026. Program tersebut menjadi konteks kerja sama antara Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Kementerian Agama, dan Kemendikdasmen dalam memperkuat budaya lingkungan di sekolah.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pendidikan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.