Nasaruddin Umar Soroti Plagiarisme di 93 Persen Kampus
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut plagiarisme mahasiswa dilaporkan terjadi di 93 persen kampus. Survei KPK melibatkan 42.810 satuan pendidikan dan 393.584 responden.
Oleh Mukmin John
· 2 menit baca
Jakarta — Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan pada 9 Oktober 2026 bahwa plagiarisme mahasiswa dilaporkan terjadi di 93 persen kampus di Indonesia saat peluncuran Survei Penilaian Integritas Pendidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Survei Penilaian Integritas Pendidikan 2026 melibatkan 42.810 satuan pendidikan dan 393.584 responden dari berbagai jenjang serta wilayah. Dalam pemaparan tersebut, praktik menyontek disebut masih ditemukan di 43 persen sekolah dan 71 persen kampus.
Temuan itu menjadi bagian dari gambaran integritas pendidikan nasional. Selain persoalan plagiarisme dan menyontek, laporan terkait survei juga memuat sejumlah tantangan tata kelola dan ekosistem pendidikan. Angka-angka tersebut disampaikan dalam rangkaian peluncuran Indeks Integritas Pendidikan 2026.
Temuan KPK menjadi perhatian bagi sekolah dan kampus
Data ini menunjukkan bahwa ketidakjujuran akademik bukan hanya persoalan individual mahasiswa atau siswa. Penyebutan 93 persen kampus menempatkan plagiarisme sebagai masalah yang perlu ditangani di tingkat satuan pendidikan, termasuk melalui penguatan pencegahan, pengawasan, dan budaya akademik.
Survei KPK mengukur integritas pendidikan melalui karakter peserta didik, ekosistem pendidikan, dan tata kelola pendidikan. Cakupan responden yang besar membuat hasilnya menggambarkan kondisi pendidikan pada berbagai jenjang, meski laporan yang dikutip berfokus pada temuan menyontek dan plagiarisme.
Nasaruddin menyampaikan temuan tersebut ketika membahas hasil survei pada peluncuran indeks integritas pendidikan. Pernyataan mengenai plagiarisme mahasiswa dan angka menyontek dikutip dari materi peluncuran KPK pada 9 Oktober 2026.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Hukum
KPK Periksa Enam Saksi dalam Sidang Kuota Haji di Jakarta Pusat
KPK memeriksa enam saksi dari pihak swasta dalam sidang dugaan korupsi kuota haji tambahan di Jakarta Pusat. Khalid Basalamah absen dan meminta jadwal…
Terbaru di Pendidikan

Berita utama hari ini

Baca juga





