Kabar18.com

Jumat, 23 Oktober 2026

Pemerintah Sebut AI Berpotensi Sumbang Rp7.202 Triliun pada 2030

Pemerintah menyebut AI berpotensi menyumbang US$360–400 miliar bagi ekonomi Indonesia pada 2030 dan menargetkan pemenuhan 9 juta talenta digital nasional hingga tahun yang sama.

Oleh

· 2 menit baca

Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan industri kecerdasan artifisial atau AI berpotensi menyumbang US$360 miliar hingga US$400 miliar terhadap perekonomian Indonesia pada 2030.

Mengapa ini penting: Proyeksi ini menjadi dasar perhatian terhadap pengembangan AI, infrastruktur digital, serta penyiapan 9 juta talenta digital nasional hingga 2030.

Nilai tersebut setara sekitar Rp7.202 triliun dengan asumsi kurs Rp18.006 per dolar Amerika Serikat, menurut CNBC Indonesia. Pemerintah mengaitkan pengembangan AI dengan penguatan infrastruktur digital, energi, dan sumber daya manusia.

Target 9 juta talenta digital

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyebut pemerintah mengawal pemenuhan kebutuhan 9 juta talenta digital nasional hingga 2030. Target itu mencakup rata-rata 600 ribu talenta per tahun melalui pelatihan peningkatan keterampilan di bidang AI, ilmu data, dan keamanan siber.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Edwin Hidayat Abdullah mengatakan Indonesia perlu memperkuat kapasitas insinyur AI, profesional keamanan siber, ilmuwan data, pembuat kebijakan, dan tenaga pendidik. Ia juga menekankan kebutuhan pelatihan peningkatan keterampilan dan pelatihan ulang bagi pekerja yang sudah berada di dunia profesional.

Pemanfaatan lintas sektor

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan penerapan AI dapat digunakan di sektor pertanian, transisi energi, energi terbarukan, dan kesehatan. Pemerintah juga mengembangkan tata kelola AI melalui keterlibatan Indonesia sebagai salah satu pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization.

Menurut Haryo, ekonomi digital Indonesia saat ini bernilai sekitar US$130 miliar dan menuju US$300 miliar. Ia menyatakan nilai tersebut dapat berlipat ganda dengan pemanfaatan AI.

Pemerintah menempatkan pengembangan infrastruktur dan talenta sebagai bagian dari strategi transformasi digital. Langkah itu diarahkan untuk memperluas lapangan kerja berkualitas dan meningkatkan kemampuan Indonesia memanfaatkan perkembangan teknologi.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Teknologi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.