Pemerintah Sebut AI Berpotensi Sumbang Rp7.202 Triliun pada 2030
Pemerintah menyebut AI berpotensi menyumbang US$360–400 miliar bagi ekonomi Indonesia pada 2030 dan menargetkan pemenuhan 9 juta talenta digital nasional hingga tahun yang sama.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan industri kecerdasan artifisial atau AI berpotensi menyumbang US$360 miliar hingga US$400 miliar terhadap perekonomian Indonesia pada 2030.
Mengapa ini penting: Proyeksi ini menjadi dasar perhatian terhadap pengembangan AI, infrastruktur digital, serta penyiapan 9 juta talenta digital nasional hingga 2030.
Nilai tersebut setara sekitar Rp7.202 triliun dengan asumsi kurs Rp18.006 per dolar Amerika Serikat, menurut CNBC Indonesia. Pemerintah mengaitkan pengembangan AI dengan penguatan infrastruktur digital, energi, dan sumber daya manusia.
Target 9 juta talenta digital
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyebut pemerintah mengawal pemenuhan kebutuhan 9 juta talenta digital nasional hingga 2030. Target itu mencakup rata-rata 600 ribu talenta per tahun melalui pelatihan peningkatan keterampilan di bidang AI, ilmu data, dan keamanan siber.
Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Edwin Hidayat Abdullah mengatakan Indonesia perlu memperkuat kapasitas insinyur AI, profesional keamanan siber, ilmuwan data, pembuat kebijakan, dan tenaga pendidik. Ia juga menekankan kebutuhan pelatihan peningkatan keterampilan dan pelatihan ulang bagi pekerja yang sudah berada di dunia profesional.
Pemanfaatan lintas sektor
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan penerapan AI dapat digunakan di sektor pertanian, transisi energi, energi terbarukan, dan kesehatan. Pemerintah juga mengembangkan tata kelola AI melalui keterlibatan Indonesia sebagai salah satu pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization.
Menurut Haryo, ekonomi digital Indonesia saat ini bernilai sekitar US$130 miliar dan menuju US$300 miliar. Ia menyatakan nilai tersebut dapat berlipat ganda dengan pemanfaatan AI.
Pemerintah menempatkan pengembangan infrastruktur dan talenta sebagai bagian dari strategi transformasi digital. Langkah itu diarahkan untuk memperluas lapangan kerja berkualitas dan meningkatkan kemampuan Indonesia memanfaatkan perkembangan teknologi.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Teknologi
Telkomsel Tampilkan Sembilan Solusi AI Lokal di Bali Tech Week
Telkomsel menampilkan sembilan solusi kecerdasan artifisial buatan lokal dalam Bali Tech Week 2026, termasuk sistem untuk mendeteksi penipuan dan spam…
Terbaru di Teknologi

Berita utama hari ini

Baca juga




