PM2.5 Makassar Capai 150,5, Sekolah Sulsel Siapkan Opsi Daring
BMKG mencatat PM2.5 Makassar mencapai 150,5 mikrogram per meter kubik pada 15 Oktober 2026. Sekolah di Sulawesi Selatan menyiapkan opsi daring jika asap memburuk.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Makassar — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat konsentrasi PM2.5 mencapai 150,5 mikrogram per meter kubik di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 15 Oktober 2026. Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan menyiapkan opsi pembelajaran daring apabila paparan asap kebakaran hutan dan lahan memburuk.
Kondisi udara di Makassar dan sejumlah wilayah Sulawesi Selatan berada pada tingkat sangat tidak sehat akibat polusi asap. Pemerintah mengimbau warga memakai masker ketika beraktivitas di luar ruangan serta mengurangi kegiatan yang tidak perlu di ruang terbuka.
Udara buruk mendorong kesiapan pembelajaran daring
Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan meminta sekolah memantau kondisi udara di lingkungan masing-masing sebelum menentukan langkah. Opsi pembelajaran daring disiapkan sebagai langkah antisipasi jika paparan asap terus meningkat dan berisiko bagi kesehatan siswa maupun tenaga pendidik.
BMKG Wilayah IV Makassar menyebut pemantauan menunjukkan konsentrasi PM2.5 sebesar 150,5 mikrogram per meter kubik. Angka itu masuk kategori sangat tidak sehat. Asap juga dilaporkan menyelimuti Makassar dan wilayah sekitarnya, termasuk Gowa dan Maros.
Imbauan kesehatan terutama ditujukan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta warga dengan riwayat asma dan penyakit jantung. Warga diminta menggunakan masker dan mengurangi aktivitas fisik di luar ruangan selama kualitas udara memburuk.
Sekolah belum disebut langsung diliburkan. Langkah berikutnya bergantung pada pemantauan kualitas udara dan keputusan masing-masing sekolah serta pemerintah daerah apabila paparan asap semakin buruk.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Daerah
BMKG Imbau Warga Sulawesi Utara Waspadai Sebaran Asap hingga 16 Oktober
BMKG meminta warga dan pemerintah daerah di Sulawesi Utara mewaspadai sebaran asap hingga 16 Oktober 2026. Asap terbawa angin tenggara dan berpotensi…
Terbaru di Lingkungan

Berita utama hari ini

Baca juga





